Unduh Aplikasi

YARA Somasi Gubernur, Persoalkan Kepala ULP Nizarli

YARA Somasi Gubernur, Persoalkan Kepala ULP Nizarli
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Safaruddin, mensomasi Gubernur Aceh terkait dengan penunjukkan Nizarli, sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa/ULP Aceh pada 16 April lalu.

Menurut Safar, penunjukan Nizarli ini masih belum memenuhi persyaratan secara administasi dan berpotensi timbul permaslaahan hukum nantinya yang akan berdampak luas dan merugikan banyak pihak.

“Kami selama ini menunggu sikap gubernur terkait dengan penunjukkan Nizarli sebagai kepala ULP, dengan banyaknya kritikan dan masukan kepada gubernur tentang status Nizarli sebagai Kepala ULP seharusnya gubernur segera mengambil tindakan yang normatif dan menjelaskan alasan kepada publik tentang polemik Nizarli sebagai kepala ULP,” kata Safaruddin, Selasa (15/5).

Namun, kata Safar, gubernur malah tidak merespon kritikan dan masukan masyarakat. Dan dalam pandangannya, masalah ini bisa berdampak secara hukum nantinya. Pasalnya status Nizarli ini harus segera mendapatkan kepastian secara hukum, karena sesuai dengan PP No 11 tahun 2017 tentang manajeman PNS, Nizarli belum memenuhi persyaratan, terutama rekomendasi dari atasan di tempatnya bekerja dahulu, yang dalam hal ini dari Rektor Unsyiah.

Baca: Lantik Nizarli Jadi Kepala ULP, Gubernur Aceh Dinilai Keliru

"Kami khawatir, surat perintah lelang yang diteken Nizarli nantinya akan cacat hukum jika statusnya sebagai Kepala ULP juga belum sesuai dengan PP 11/2017, dan jika ini terjadi, maka seluruh paket tender yang dilelang akan bermasalah secara hukum karena surat perintahnya di tandatangani oleh orang yang penempatan jabatannya tidak sesuai dengan aturan,” kata Safar.

Untuk itu, ia meminta kepada gubernur agar segera menganti Nizarli dari Kepala ULP dan mencari orang yang memenuhi seluruh peryaratan yang di persyaratkan.

"Kami telah mengirimkan somasi ini kepada Gubernur Aceh, dan sudah teragendakan dengan Nomor 16554, tanggal 14/5, semoga surat ini dapat segera sampai kepada gubernur sebagai bahan bagi gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan, surat ini kami tembuskan juga kepada KPK, Kejati Aceh, Kapolda Aceh dan Ketua DPRA,” ungkap Safar.

Ucapan Ramadhan - Alja Yusnadi

Komentar

Loading...