Unduh Aplikasi

Warga Minta AMP di Kuta Pangwa Ditertibkan

Warga Minta AMP di Kuta Pangwa Ditertibkan
Perangkat Gampong Kuta Pangwa beraudiensi dengan Kepala Dinas KLHP Pidie Jaya. Foto: Ist

PIDIE JAYA – Perangkat Gampong Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Kamis (20/12) mendatangi kantor Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup dan Pertamanan (KLHP) setempat. Mereka meminta penertiban pabrik pengolahan aspal panas atau Asphalt Mixing Plant (AMP) di gampong tersebut.

"Kami datang ke sini untuk meminta dinas LH menertibkan AMP di Gampong Kuta Pangwa, karena dalam beroperasi telah mencemari udara dan itu sangat mengancam kesehatan penduduk kami,” kata Marthonis, Kepala Desa (Keuchik) Kuta Pangwa kepada wartawan usai beraudiensi dengan Kepala Dinas KLHP Pidie Jaya.

Baca: Asphalt Mixing Plant di Pangwa Tidak Memiliki Izin Operasi

Menurutnya, keberadaan AMP PT Mon Mata Raya tersebut harus mengikuti kententuan-ketentuan yang ada, dengan tidak berdampak pada pencamaran lingkungan yang membahayakan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.

Bahkan selama ini, lanjutnya, selain polusi udara yang ditimbulkan AMP tersebut, limbah pembuangan dari pabrik itu juga mencemari sumber air bersih di seputaran lokasi pabrik.

"Selama ini limbah mengalir ke perumahan penduduk, ini sudah sangat meresahkan masyarakat kami," katanya.

Baca: Asphalt Mixing Plant di Pangwa Resahkan Warga

Selain meminta penertiban, perangkat gampong tersebut juga meminta kepada PT Mon Mata Raya untuk membayar kompensasi terhadap masyarakatnya yang merasakan dampak langsung dari pengolahan aspal tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas KLHP Pidie Jaya, Syukri Itam mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan tuntutan tersebut kepada PT Mon Mata Raya.

"Kami akan segera menyampaikan keluhan perangkat Gampong Kuta Pangwa ke PT Mon Mata Raya," ujar Syukri.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...