Unduh Aplikasi

Warga Lhokseumawe Yang Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Sumedang Meninggal Dunia

Warga Lhokseumawe Yang Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Sumedang Meninggal Dunia
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Jufrizal, Warga Gampong Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe yang ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri oleh warga Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit kabupaten tersebut.

"Jufrizal baru saja meninggal dunia (21.00-red) di rumah sakit Sumedang," kata teman dekat korban, Andi Safrizal kepada AJNN, Kamis (19/3).

Sambungnya, selama di rumah sakit, korban juga sudah dioperasi oleh pihak medis kemarin pagi, namun nyawanya tidak tertolong.

"Direncanakan jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya (Aceh). Dan kami juga akan mengusut siapa pelaku yang membuat teman saya ini hingga meninggal dunia," ucapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Jufrizal, warga Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri oleh warga Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang. Dugaan sementara korban diculik saat berada di Jakarta.

Salah seorang teman dekat korban, Andi Safrizal mengatakan, Kemarin (19/3) dirinya menerima informasi kalau korban ditemukan oleh warga Tanjungmedar dalam kondisi tak sadarkan diri dan hanya menggunakan celana serta tidak memakai baju, serta tidak memiliki indentitas apapun.

Baca: Diduga Diculik, Warga Lhokseumawe Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Sumedang

“Jadi, setelah melihat korban, lalu warga melaporkan ke Polsek Tanjungmedar. Kemudian pihak Kepolisian mengerahkan personel untuk membawa korban ke salah satu Puskesmas kawasan tersebut untuk mendapatkan pertolongan pertama,” kata Andi saat dihubungi AJNN, Rabu (20/3).

Sambungnya, setelah tiba di Puskesmas, korban mulai sadar, ketika ditanyakan oleh pihak Kepolisian, korban hanya mengingat nomor handphone istrinya saja.

“Setelah polisi menghubungi istri korban, kemudia istrinya tersebut menghubungi saya. Karena kebetulan sayadan korban sama-sama tinggal di Jakarta.

Untuk memastikan itu, saya coba koordinasi dengan pihak Polsek Tanjungmedar, dan meminta dikirimkan fotonya apakah benar itu kawan saya atau tidak, karena kalau saya langsung menuju ke sana, membutuhkan waktu sekitar tujuh jam,” ungkapnya.

Sambungnya lagi, setelah dirinya mendapatkan foto tersebut dan melihat ternya benar itu kawannya. Kemudian Andi langsung bergerak ke Puskesmas untuk menjenguk korban.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...