Unduh Aplikasi

Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya Minta Ustad Am Tidak Asbun

Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya Minta Ustad Am Tidak Asbun
Fakhruzzaman Hasballah. Foto: Muksalmina

PIDIE JAYA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, Fakhruzzaman Hasballah meminta kepada anggota DPRK setempat tidak asal bunyi (asbun) terkait deposito dana hibah gempa.

"Kalau anggota DPRK asbun, yang malu itu bukan hanya seorang, tapi seluruh yang ada di dewan akan merasa dampaknya," kata Fakruzzaman kepada AJNN, Senin (11/6).

Menurutnya, dana hibah gempa yang dinilai telah dilakukan deposito oleh pemerintah setempat hanyalah pandangan pribadi Ustad Am, bukan mewakili fraksi partai yang dia pimpin.

Ketua DPD PAN Pidie Jaya itu menambahkan, sebelum menyerang orang lain, seharusnya Ustad Am harus membersihkan diri dari segala kesalahan. Seandainya pun tidak, anggota dewan dari PPP itu harus menyampaikan fakta yang akurat, sehingga tidak menimbulkan asumsi dikalangan masyarakat bahwa DPRK melakukan pembohongan publik karena asbunnya Ustad Am.

"Bersihkan diri sendiri dulu, jangan asbun. Jangan hanya karena asbun seorang anggota dewan dapat mencemarkan nama baik DPRK," tegasnya dengan nada kesal.

Baca: DPRK Pijay Pertanyakan Hasil Deposito Dana Hibah Gempa

Sambungnya, belakangan ini beredar isu di masyarakat bahwa DPRK Pidie Jaya melakukan pembohongan publik terkait deposito dana hibah gempa yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Yang mana setahunya, dana hibah tersebut sama sekali tidak didepositokan.

Seorang anggota dewan, lanjutnya, harus mempunyai data akurat sebelum menyampaikannya ke publik. Sehingga masyarakat tidak menilai DPRK Pidie Jaya melakukan pembohogan publik.

"Kami ini dewan, orang yang dituakan oleh masyarakat Pidie Jaya. Jadi jangan hanya untuk kepentingan politik, kami di dewan ini asbun. Kalau memang benar, buktikan dengan fakta-fakta akurat, jangan asbun," tegas Fakruzzaman.

"Belakangan ini sering kami dengar DPRK asbun, pembohongan publik terkait deposito dana hibah gempa. Perlu saya tegaskan, itu hanya pernyataan seorang dewan untuk kepentingannya."

Radio Baiturrahman
Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...