Unduh Aplikasi

BENDUNGAN TIRO DAN RUKOH TERKENDALA LAHAN

Wabup Pidie: Balai Sungai Sumatera I Jarang Komunikasi dengan Pemkab

Wabup Pidie: Balai Sungai Sumatera I Jarang Komunikasi dengan Pemkab
Kebutuhan lahan Bendungan Tiro di Kabupaten Pidie

PIDIE - Pemerintah Pidie akan mencari solusi menyangkut pembebasan lahan milik masyarakat yang terimbas pembangunan Bendungan Tiro di Kecamatan Tiro. Sementara Bendungan Rukoh sebahagian lahan sudah dibayar ganti rugi.

“Khusus waduk Tiro menurut laporan kita terima dari pihak Balai Sumber Daya Air memang belum ada kemajuan,” ungkap Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud kepada AJNN, Minggu (7/4).

Baca: Proyek Strategis Nasional Aceh Terancam Gagal

Dia menyebutkan, ada dua gampong kemukiman penduduk yang terimbas pembangunan waduk Tiro. Namun untuk proses pembebasan lahan perlu ada kesepakatan antara masyarakat dengan pemerintah sehingga tidak ada yang dirugikan

Pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera, pinta Fadhlullah, harus lebih pro-aktif menyangkut pembangunan waduk Rukoh dan Tiro yang merupakan proyek strategis nasional, namun selama ini mereka sangat jarang berkomunikasi dengan pemerintah Pidie,”katanya.

“Pemerintah Pidie sangat terbuka untuk berkomunikasi supaya ke dua waduk tersebut terbangun dan tentunya masyarakat tidak dirugikan,"ujarnya.

Kendati demikian, kata Fadhlullah pihak pemerintah akan berupaya mencari solusi saling mengutungkan antara pemerintah dengan masyarakat pemilik lahan yang terkena imbas pembangunan waduk rukoh.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pembangunan waduk rukoh sejauh ini hampir semua dokumen sudah selesai seperti pembebasan lahan, kemudian pinjam pakai lahan dari kementrian kehutanan dan termasuk dokumen perizinan.

“Pemerintah Pidie sangat menyambut baik pembangunan ke dua waduk di Kabupaten Pidie sehingga kebutuhan air untuk beberapa kecamatan akan tercukupi.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...