Ucapan Idul Fitri PLN
Topik

UUPA Digugat Untuk Menghilangkan Kepentingan Politis

·
UUPA Digugat Untuk Menghilangkan Kepentingan Politis
Unnamed
BANDA ACEH - Pengacara senior, Muklis Mukhtar mengatakan, terkait gugatan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh menggugat pasal 205 tentang pengangkatan kapolda melalui persetujuan Gubernur Aceh harus disikapi dengan baik, karena, tujuan digugatnya pasal tersebut adalah untuk membersihkan kepentingan politis. Menurutnya UUPA itu bukan barang keramat yang tidak boleh diganggu dan diubah.

"Itu bukan barang keramat, silahkan orang menyembah, orang lain melihat itu masih kotor, jadi perlu dibersihkan, jangan menilai sesuatu itu barang keramat," kata Muhklis Mukhtar dalam diskusi Judicial Review UUPA dan Quo Vadis Perdamaian Aceh, Kamis (5/11) di Warkop 3 in 1 Lampineng, Banda Aceh.

Dirinya menjelaskan, orang yang menggugat dan yang mempertahankan UUPA adalah sama-sama aktivis, seharusya ketika ada yang menggugat pasal dalam UUPA, tidak harus disikapi dengan mengatakan orang pengkhianatan.

"Ketika saya menjadi anggota DPRA, Kautsar itu orang yang naik ke atas meja saya, jadi memang sama-sama paham dengan pasal tersebut, tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan dengan mengatakan orang lain salah," jelasnya

Seharusnya, kata Muhklis pihak DPRA khususnya Fraksi Partai Aceh harus menghadapi dengan cara bijaksana, karena seluruh warga indonesia mempunyai hak secara konstitusi untuk menggugat undang-undang yang telah merugikan masyarakat.

"Hadapi saja, saya pribadi mendukung langkah YARA untuk menggugat pasal tersebut," jelasnya

|FAUZUL HUSNI

Komentar

Loading...