Unduh Aplikasi

Ustaz Firanda Andirja Kembali ke Jakarta

Ustaz Firanda Andirja Kembali ke Jakarta
Ustaz Firanda Andirja saat berada di Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar. Foto: Ist

BANDA ACEH - Ustaz Firanda Andirja, akhirnya meninggalkan Kota Banda Aceh untuk menuju ke Jakarta, Jumat (14/6) melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

Informasi yang diterima AJNN, Ustaz Firanda Andirja, balik ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia sekitar pukul 06.30 WIB.

Di Bandara SIM, Ustaz Firanda Andirja juga mendapatkan pengawalan dari pihak petugas bandara dan aparat kepolisian.

Padahal, selain melakukan kajian dakwah di Masjid Al Fitrah, Keutapang, Ustaz Firanda Andirja juga akan mengisi kajian di Masjid Raudhatul Jannah Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, dan Masjid Oman Lamprit.

Akibat kejadian kerusuhan di Masjid Al Fitrah, Ustaz Firanda Andirja terpaksa harus meningglkan Banda Aceh. Sehingga beberapa kegiatan Ustaz Firanda Andirja di Banda Aceh harus dibatalkan.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banda Aceh sudah mengeluarkan surat rekomendasi terkait penolakan Ustaz Firanda Andirja, untuk melakukan kajian di Kota Banda Aceh.

Baca: Aksi Pemukulan Juga Sempat Terjadi di dalam Masjid Al Fitrah

Surat tersebut dikeluarkan pada tanggal 15 Juni 2019, yang diteken oleh Ketua MPU Banda Aceh, DR. Tgk. H. Damanhuri Basyir, M.Ag, yang ditujukan kepada Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Ada dua poin penting dalam surat itu, yakni meminta kepada Wali Kota Banda Aceh, untuk segera menolak kedatangan Firanda Andirja dan menghentikan seluruh kegiatan Daurah Islamiyah yang akan diselenggarakan di Kota Banda Aceh, pada tanggal 13 s/d 15 Juni 2019.

Kemudian meminta kepada Wali Kota Banda Aceh untuk mengantisipasi segela bentuk kegiatan yang membawa faham keagamaan yang meresahkan masyarakat Banda Aceh.

Bahkan, sebelumnya masyarakat juga sempat menggelar aksi penolakan Ustaz Firanda Andirja, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Kamis (13/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, meski surat penolakan itu sudah keluar, Ustaz Firanda Andirja tetap menggelar kajian di Masjid Al Fitrah. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan antara jamaah yang mendengarkan kajian ustaz tersebut dengan masyarakat yang akan membubarkan kajian Ustaz Firanda Andirja.

Kejadian bentrokan itu terjadi setelah salat Mangrib di Masjid Al Fitrah, masyarakat yang berjumlah puluhan itu langsung memasuki perkarangan masjid untuk membubarkan kajian Ustaz Firanda Andirja.

Kericuhan itu berakhir setelah Kapolres Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH, mendatangi lokasi. Masyarakat meminta agar Ustaz Firanda Andirja, tidak melakukan kegiatan apapun di Banda Aceh.

Komentar

Loading...