Untuk Capai Target PAD, Kota Langsa Hanya Perlu Rp 7 Miliar

Untuk Capai Target PAD, Kota Langsa Hanya Perlu Rp 7 Miliar
LANGSA - Pemerintah Kota Langsa hanya perlu sedikit usaha untuk mampu merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah. Hingga November lalu, pendapatan yang diperoleh hanya Rp 107,5 miliar. Angka ini sedikit di bawah target yang diperkirakan mencapai Rp 114,5 miliar.

"Saat ini, hanya tercapai sekitar 93 persen," kata Wakil Wali Kota Langsa Marzuki Hamid, Ahad (20/12). Dari 11 satuan kerja di pemerintah kota, tiga di antaranya melampaui target ditetapkan, Baitul Mal RP 2,9 miliar (132,45 persen), kantor KP2T Rp 742 juta (115,05 persen) dan BPBD Rp 7,5 (102,14 persen) dari target Rp 7 juta.

Delapan SKPK lain berada hampir mencapai target. DPKA realisasi PAD Rp 13,1 miliar (98,75 persen), DKPP Rp 107 miliar (95,04 persen), RSUD Rp 77,6 miliar (93,59 persen), Dinas PU Rp 406 miliar (89,95 persen).

Sementara Dinas Kesehatan Rp 10,9 miliar (85,40 persen), BLHKP Rp 190 juta (76,16 persen), Dinas Perhubungan Rp 1,057 miliar (78,83 persen) dan Diskoperindag dan UKM Rp 273 juta (78,09 persen).

Namun Marzuki optimistis target itu akan terpenuhi pada akhir masa anggaran. Apalagi, dana yang dihimpun hanya sekitar tujuh persen dari total target 2015. "Insya Allah dengan sisa waktu di akhir Desember ini dan melihat potensi sumber PAD lainnya yang belum masuk laporan, maka dipastikan PAD Kota Langsa mencapai target," kata Marzuki.
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...