Loker AJNN.net

Ungkapan Kesedihan Orang Tua Pelaku Pembunuhan di Gampong Mulia

Ungkapan Kesedihan Orang Tua Pelaku Pembunuhan di Gampong Mulia
Kedua orang tua Ridwan, Arbi Sulaiman dan Eda. Foto: Suar

ACEH JAYA - "Kami ini keluarga serba kekurangan, jangankan pergi untuk menjenguk Ridwan, untuk nasi besok pagi pun kami masih mikir mau cari kemana," kata Arbi Sulaiman dengan berlinang air mata kepada AJNN, Jumat (12/1).

Arbi Sulaiman, dengan berlinang air mata menceritakan kondisi keluarganya. Arbi, pria paruh baya itu merupakan ayah kandung Ridwan alias Iwan, pelaku pembunuhan satu keluarga di Gampong Mulia, Kota Banda Aceh, beberapa hari lalu.

Keluarga Ridwan memang hidup di bawah garis kemiskinan. Rumah orang tua pelaku juga terbuat dari kayu dan terkesan memang rumah warga tak mampu.

Bersama Eda, ibu kandung pelaku, Arbi menceritakan bagaimana kondisi keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka mengaku pasrah terhadap kondisi anaknya itu. Mereka juga tak menyangka anak bungsunya itu tega melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Rumah orang tua pelaku pembunuhan di Gampong Mulia. Foto: Suar

"Kami tidak bisa berbuat banyak, selain berdoa dan menyerahkan itu semua kepada Allah, serta dapat dipermudahkan dalam menjalani hukuman," ujar Arbi kepada AJNN ketika berkunjung ke rumahnya di Gampong Paya Seumantok, Dusun Kulam Beude, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.

Baca: Penadah Telepon Genggam Milik Korban Pembunuhan di Gampong Mulia Ditangkap

Arbi mengaku terlalu berat menghadapi cobaan tersebut. Pasalnya abang Ridwan, Saipul juga sedang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Calang dalam kasus kepemilikan narkoba jenis ganja. Saiful ditahan sejak tahun 2015 lalu.

"Cobaan ini terlalu berat bagi saya, namun tetap harus kami hadapi. Sekarang sudah dua anak saya dipenjara, hati saya sangat terpukul," ungkap Arbi.

Tak hanya itu, Arbi juga menceritakan kalau pihak Kepolisian Resort Banda Aceh sudah mendatangi rumah mereka beberapa waktu lalu. Kedatangan polisi Kamis (11/1) malam adalah untuk menyita sejumlah barang milik Ridwan seperti laptop, pisau, telepon genggam, dan beberapa pakaian milik Ridwan.

Namun Arbi mengaku tidak mengetahui kalau anaknya menyimpan pisau di dalam tas yang sering dipakai Ridwan. Arbi hanya sempat memindahkan laptop ke tempat yang lebih aman. Karena menurutnya barang tersebut mahal dan takut hilang.

"Selain membawa sejumlah barang punya anak saya, polisi juga memberikan surat penangkapan dan penahanan atas nama Ridwan kepada saya," kata Arbi.

Loker AJNN.net

Komentar

Loading...