Unduh Aplikasi

Ulama dan Pemkab Aceh Utara Lahirkan Program Cinta Dayah

Ulama dan Pemkab Aceh Utara Lahirkan Program Cinta Dayah
Foto: Ist

ACEH UTARA - Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, telah sepakat untuk mewujudkan Program Cinta Dayah dengan melibatkan seluruh alim ulama serta Tokoh agama di seluruh wilayah Aceh Utara.

Gagasan penyelamat generasi muda tersebut lahir dari buah hasil pertemuan silaturahmi serta mufakat seluruh alim Ulama dan Tokoh pemuka Agama seluruh Aceh Utara, di Pendopo Bupati Aceh Utara.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Abdullah Hasbullah mengatakan, program Cinta Dayah merupakan sebuah program konfrehensif dengan melibatkan seluruh peran serta alim ulama, tokoh agama, pimpinan dayah dan stakeholder yang ada di Aceh Utara.

"Saat ini kami memiliki santri dengan jumlah 44.406 orang, dengan tenaga pengajar sebanyak 4.164 guru yang tersebar di 196 Dayah di seluruh Aceh Utara," kata Abdullah Hasbullah kepada AJNN, Rabu (25/6).

Dirinya menyebutkan, program Cinta Dayah bukan hannya menjadi tugas pemerintah saja dalam menyelamatkan generasi muda penerus bangsa. Namun semua pihak harus turut berperan terutama pihak orang tua dirumah.

"Kedepan kami akan terus melakukan kordinasi dengan semua pihak dalam mewujudkan program pemuda cinta dayah serta pemberdayaan badan dayah. Sehingga nantinya dayah semakin di cintai generasi muda Aceh, khususnya Aceh Utara," ujarnya.

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib mengingatkan pentingnya peran serta bimbingan para alim Ulama dan pimpinan Dayah seluruh Aceh Utara untuk bergandengan tangan dalam program sangat mulia ini.

"Program Cinta Dayah merupakan terobosan dan upaya dalam menyelamatkan anak-anak generasi penerus yang nantinnya bisa melahirkan generasi beraqlak dan berbudi pekerti luhur," kata Cek Mad, sapaan akrab Bupati Aceh Utara.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Miliardin menyampaikan pihaknya sangat mendukung dengan di galakkannya program pendidikan di dayah demi kemajuan santri.

Dirinya juga berharap dan meminta kepada Kadis Pendidikan Dayah, Aceh Utara agar memasukkan kurikulum tambahan tentang bahaya narkoba.

"Kita rasa itu juga sangat penting, dan kita siap untuk mengisinya bila itu diperlukan," pungkas Kapolres.

Komentar

Loading...