Loker AJNN.net

Tujuh Warga Pidie Terserang Difteri, Satu Meninggal

Tujuh Warga Pidie Terserang Difteri, Satu Meninggal
ilustrasi. Foto: Net

PIDIE - Satu warga Kecamatan Sakti, Pidie meninggal dunia akibat penyakit difteri tahun lalu, sedangkan tahun 2017 terdapat tujuh kasus.

"Tahun 2016 ada tiga kasus dinyatakan positif difteri, satu orang diantaranya meninggal dunia, sementara tahun ini ada tujuh kasus difteri tersebar di beberapa kecamatan," ungkap Kepala Bidang Pencegahan Penularan Penyakit atau P2P Dinas Kesehatan Pidie, Turno Junaidi, Rabu (13/12).

Turno Juanidi merincikan, kasus difteri ditemukan pada tahun ini di Kecamatan Keumala dua kasus, Titeue satu kasus, Mutiara Barat dua kasus, Kota Sigli satu kasus dan Kecamatan Simpang Tiga satu kasus.

Turno menjelaskan, difteri merupakan penyakit menular dan rentan diderita oleh anak-anak yang berusia dibawah lima tahun.

Penyakit ini menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, disertai demam dan sesak nafas. Bahkan mengakibatkan kematian, seperti yang ditemukan di Kecamatan Sakti tahun 2016.

"Pencegahan difteri adalah melalui
melalui imunisasi rutin dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), namun cakupannya masih rendah" ujar Turno.

Banyak para orang tua di Kabupaten Pidie, kata Turno menolak untuk diimunisasi terhadap anaknya karena isu imunisasi haram dan vaksin palsu.

"Dalam kondisi seperti ini kita kuatkan Puskesmas untuk sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar anaknya mau diimunisasi," kata Turno.

Loker AJNN.net

Komentar

Loading...