Unduh Aplikasi

Tujuh Warga Pidie Menderita Luka Bakar Akibat Ledakan Balon Udara

Tujuh Warga Pidie Menderita Luka Bakar Akibat Ledakan Balon Udara
Anak korban ledakan balon udara menjalani perawatan di RSUD Tgk Chik Ditiro Pidie, Sabtu, (24/11).Foto: AJNN.NET/Salman.

PIDIE - Tujuh warga Gampong Teubeng, Kecamatan Pidie, Pidie terpaksa menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro akibat terkena ledakan sebuah balon udara, Sabtu (24/11). Korban yang umumnya anak-anak, dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Tgk Chik Ditiro akibat mengalami luka bakar di sekujur tubuh.

Arkam (45) seorang korban menuturkan peristiwa terjadi sekira pukul 12.30 WIB saat satu dari puluhan balon udara yang tampak terbang di udara tersangkut di pohon mangga di gampong tersebut. Melihat balon yang tersangkut, sejumlah anak berupaya memanjat untuk mengambil balon udara tersebut.

"Karena saya kuatir anak-anak akan terjatuh, lantas saya mengambil dengan menggunakan kayu," kata Arkam kepada AJNN, Sabtu sore.

Menurut Arkam setelah berhasil mengambilnya, balon udara tersebut kemudian diserahkannya kepada anak-anak, tapi naas saat hendak dibagikan balon tiba-tiba meledak. "Tangan saya juga ikut terbakar akibat ledakan balon termasuk berapa anak-anak mengalami nasib sama," ujarnya.

Spanduk yang ditemukan pada balon yang meledak di Gampong Teubeng, Kecamatan Pidie, Pidie

Arkam menduga balon udara tersebut merupakan balon yang diterbangkan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Pidie Jaya. Dugaan didasari pada temuan spanduk yang masih melekat pada balon udara yang meledak.

"Pada spanduk yang kami temukan tertulis Selamat Hut PGRI dan Hari Guru Nasional 2018. Tapi kami dimana lokasi peringatan kita juga belum tahu," kata Arkam.

Adapun korban ledakan balon udara yang menjalani perawatan di RSUD Tgk Chik Ditiro yakni, Hendra (32) mengalami luka dibagian tangan dan muka, M Nur (40) mengalami luka bakar di bagian badan, tangan dan badan, serta Arkam (45) dengan luka bakar dibagian tangan.

Sementara anak-anak yang juga menjadi korban luka bakar yakni Muhibbul (10), Aril Maulana (13), Mauliza (10) dan Khairul Fahmi (9), mereka rata-rata mengalami luka bakar dibagian tangan muka dan tangan.

 

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...