Hasanudin
Unduh Aplikasi

Tragedi Bunta dan Perburuan Gading

Tragedi Bunta dan Perburuan Gading
Ilustrasi: tanzania police

KEMATIAN seekor gajah di Masyarakat Aceh adalah tragedi. Lumrah jika banyak pihak yang mendesak kasus pembunuhan Bunta, nama gajah milik CRU di Aceh Timur, dituntaskan. Pihak berwenang diminta untuk menangkap pelaku pembunuhan keji itu.

Berbeda dengan gajah lain, Bunta banyak membantu manusia mengusir gajah liar yang masuk ke perkampungan. Bangkainya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Sebelah gadingnya hilang. Kuat dugaan, Bunta dibunuh untuk diambil gading.

Perburuan gading adalah adalah salah satu penyebab berkurangnya populasi gajah secara drastis. Hal ini didorong oleh tingginya permintaan gading yang dianggap sebagai simbol kemewahan dan menjadi mitos kesehatan. 

 Harga gading gajah yang mencapai puluhan juta di pasar gelap jelas mengeluarkan liur para pemburu. Mereka tak peduli pada pentingnya keberadaan gajah bagi keselamatan ekosistem. 

 Para pemburu gajah juga tak peduli ancaman hukuman atas tindakan mereka. Padahal negara mengancam para penjahat lingkungan ini dengan ancaman lima tahun penjara. 

 Para penjahat, pemburu dan kolektor, memanfaatkan kelemahan penegakan hukum kejahatan terhadap satwa liat ini untuk terus melakukan aksi mereka. Karena itu, kematian Bunta harus mampu diungkap oleh kepolisian dan pihak-pihak yang berwenang. 

 Para kolektor gading juga harus diberikan ganjaran, minimal sanksi. Agar muncul kesadaran bagi di tengah-tengah masyarakat bahwa gading dan bagian tubuh hewan lia yang dilindungi bukan barang koleksi. Hewan-hewan ini memiliki peran penting bagi eksistensi umat manusia.

Adi Maros

Komentar

Loading...