Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Tim PA Aceh Utara Disergap Sekelompok Orang

Tim PA Aceh Utara Disergap Sekelompok Orang
Ilustrasi. Foto: Net

 ACEH UTARA - Sekelompok orang di Kecamatan Lhoksukon Senin (11/3) sekira pukul 03.00 WIB, dilaporkan menyergap tim Partai Aceh, Aceh Utara di bawah komando KPA D-IV Chik Di Tunong Wilayah Samudera Pase.

Juru Bicara KPA Wilayah Samudera Pase, M. Jhony membenarkan tiga anggotanya telah dihadang dan disergap sekelompok orang tadi pagi di kawasan Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

"Kita bersama tim kuasa hukum dan ketua DPS Partai Aceh Kecamatan Lhoksukon sudah melaporkan secara resmi kejadian tersebut ke Mapolres Aceh Utara, untuk di tindaklanjuti," kata Jhony kepada AJNN, Selasa (12/3).

Jhony menyebutkan, sejuah ini pihaknya belum tau maksud dan terkait permasalahan apa sehingga kelompok itu menyergap tim Parta Aceh.

"Ada tiga orang tim PA/KPA yang dihadang dan di sergap tadi malam oleh sekelompok orang di kecamatan Lhoksukon, namun kita belum tahu alasan mereka menyergap mereka bertiga," jelasnya.

Ia menyebutkan, tidak hannya penghadangan sekelompok orang tersebut langsung menyergap tim Partai Aceh. Sekelompok orang tersebut membawa parang, besi dan lainnya.

"Ini adalah bentuk intimidasi, kita Partai Aceh tidak terima hal tersebut," tegas Jhony.

Sampai hari ini sebut Jhony, PA selalu dituduh sebagai perusak balinho dan APK partai lain. Itu tidak benar. Karena Partai Aceh sendiri telah memberi perintah kepada seluruh jajarannya untuk tidak melakukan pengrusakan baliho partai lain selembar pun.

"Marilah kita berpolitik yang cerdas, bukan berpolitik kenak-kanakan. Apa yang dilakukan oleh yang menghadang tim PA adalah contoh politik ke kanak-kanakan," cetusnya.

Jubir PA Aceh Utara itu juga menyebutkan, bila hari ini ada partai politik yang merasa dirugikan karena APK mereka dirusak, maka ranahnya adalah membuat laporan ke Panwas dengan membawa alat bukti. Bukan dengan cara langsung menuduh dan melakukan penyergapan terhadap partai lain dengan cara main hakim sendiri.

"Apabila anggota PA/KPA yang disergap semalam dituduh sebagai perusak APK, saya perlu bukti. Jika tidak ada bukti maka mereka harus mempertanggung jawabkan secara hukum," imbuhnya.

Jhony berharap pihak kepolisian segera mengusut terkait persoalan tersebut secara tuntas, agar jalannya pesta demokrasi ini bisa terjaga dengan baik dan damai.

Terkait persoalan tersebut, AJNN yang coba mengkonfirmasi belum mendapat keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Khanduri Laot

Komentar

Loading...