Unduh Aplikasi

Tim Jibom Brimob Berhasil Pindahkan Granat Di Pendopo Bupati Abdya

Tim Jibom Brimob Berhasil Pindahkan Granat Di Pendopo Bupati Abdya
Personil Brimob sedang mengevakuasi granat nenas di depan pendopo Bupati Abdya, foto: AJNN.Net/Fakhrul Razi Anwir

ACEH BARAT DAYA - Masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), digegerkan dengan penemuan granat nanas di depan pendopo bupati setempat pada Selasa (14/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Granat nenas itu ditemukan tepat di depan Pendopo Bupati Abdya, yang berada di lintas jalan nasional Meulaboh - Tapak Tuan, Desa Geulumpang Payoeng, Kecamatan Blangpidie.

Penemuan granat nenas yang diduga masih aktif tersebut, berada sekitar 2 meter dari pagar rumah dinas bupati atau hanya berjarak 20 meter dari rumah dinas bupati.

Terdapat dua kompi Brimob yang diturunkan untuk pemindahan granat tersebut, yakni dari Kompi Brimob Ujung Fatihah, Nagan Raya yang tiba lebih awal sekitar pukul 15.00 WIB, untuk membantu mengamankan lokasi penemuan granat.

Baca: Granat Aktif Ditemukan di Depan Pendopo Bupati Abdya

Sekitar pukul 17.00 WIB, personel dari Kompi Brimob Ladang Rimba, Trumon Tengah, Aceh Selatan tiba di lokasi untuk kemudian memindahkan granat nenas tersebut. Proses pemindahan dilakukan petugas lengkap dengan pakaian anti bom.

Tim penjinak bom (Jibom) dari Kompi Brimob Trumon itu berhasil melakukan pemindahan sekitar pukul 18.10 WIB. Pemindahan berjalan aman dan lancar. Warga yang penasaran terlihat memadati lokasi dari radius 20 meter.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK, kepada wartawan mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang diterima pihaknya, kunci pen (pengaman) di granat saat ditemukan dalam keadaan lengkap dan dipastikan masih aktif.

"Sejauh ini saya berharap kepada masyarakat kita, khususnya Abdya tidak usah panik dan tidak usah ragu. Kami tetap mengamankan dan pastikan bahwasannya Abdya ini tetap aman," kata Moh Basori kepada wartawan, Selasa (14/5).

Namun, ia tetap menyarankan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap orang-orang yang mencurigakan. Jika menemui orang-orang yang dicurigai diharapkan dapat segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Rencananya dan sudah saya usulkan kepada pak bupati agar dipasang CCTV terutama di tempat-tempat yang kita anggap harus ada, misalnya di pendopo atau di persimpangan jalan sehingga sewaktu-waktu jika diperlukan pengungkapannya dapat dilakukan lebih cepat," terang Kapolres.

Festival Ramadhan Aceh 2019

Komentar

Loading...