Unduh Aplikasi

Tim 19 Nilai PLTU Nagan Raya Tertutup dalam Penyelesaian Konflik dengan Warga

Tim 19 Nilai PLTU Nagan Raya Tertutup dalam Penyelesaian Konflik dengan Warga
Rumah warga tertempel karton sebagai bentuk protes terhadap PLTU. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

NAGAN RAYA - Ketua tim 19 yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya, Teuku Hidayat mengaku hingga saat ini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya terkesan tertutup dan belum melakukan koordinasi dengan tim 19 terkait dengan penyelesaian konflik antara pihak PLTU 1 dan 2 atas tuntutan ganti rugi lahan warga Dusun Gelanggang Merak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya.

Hingga saat ini, kata dia, pihak PLTU 1 dan 2 masih tertutup dengan tin 19 dalam hal penyelesaian masalah ganti rugi lahan dan bangunan sesuai dengan tuntutan warga tersebut.

"Mereka mengatakan minta keputusan dari atas dulu (PLN Pembangkit wilayah Sumbagut) atas keputusan ini," kata Kadis DLHK tersebut, kepada AJNN.

Hidayat mengaku pernah menghubungi manajemen PLTU untuk bertemu dengan tim 19 dan juga masyarakat, namun sayangnya hingga saat ini tidak ada kepastian. Pun demikian tim 19 tetap akan menunggu kepastian dan belum berencana menjumpai manajemen lebih tinggi dalam pengelolaan PLTU 1 dan 2.

Belum adanya upaya tersebut, kata Hidayat, lantaran mereka tidak bisa memastikan apakah pucuk pimpinan dari PLTU tersebut berada ditempat atau tidak saat dijumpai.

"Nanti jangan saat kita kesana mereka ke luar negeri, jadi kan sia-sia perjalanan kita. Jadi kalau mereka sudah memberikan kepastian maka kita akan ke sana," ungkapnya.

Yang pasti kata dia, tim 19 serius dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga Dusun Geulanggang Merak tersebut.

Saat ditanya lebih lanjut terkait jangka waktu yang ditetapkan tim 19 dalam penyelesaian konflik antara warga dan PLTU 1 dan 2, Hidayat tidak bisa memastikan.

Menurutnya, jangka waktu baru dapat dipastikan jika telah bertemu dan membahas persoalan ini dengan PLTU Nagan Raya yang berkapasitas 2 x 110 Mega Watt tersebut.

Komentar

Loading...