Unduh Aplikasi

Tim 19 Nagan Raya Tanggapi Usulan YARA Terkait Konflik Warga dengan PLTU

Tim 19 Nagan Raya Tanggapi Usulan YARA Terkait Konflik Warga dengan PLTU
Rumah warga tertempel karton sebagai bentuk protes terhadap PLTU. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

NAGAN RAYA - Tim 19 Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menananggapi usulan Koordinator Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Wilayah Barat Selatan, Hamdani agar melakukan upaya jemput bola ke PLN Pembangkit Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Badan Usaha Milik Negara dalam menyelesaikan konflik antara Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan masyararakat Dusun Geulanggang Merak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir.

Dalam tanggapannya, tim 19 menyetujui adanya upaya jemput bola jika persoalan di daerah itu tidak bisa diselesaikan antara PLTU dengan warga, seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Teuku Hidayat yang juga salah satu tim 19.

Baca: YARA Desak Tim 19 Nagan Raya Selesaikan Konflik Warga dengan PLTU

"Rencana itu ada seperti yang diusulkan YARA. Saya sudah baca (AJNN). Inikan baru selesai pemilu jadi kita tunggu waktu dulu," kata Hidayat, Senin, (29/4).

Menurutnya, untuk bertemu pimpinan PLN Pembangkit wilayah Sumbagut maupun BUMN harus dijadwalkan dengan baik sehingga kedatangan tim 19 tersebut tidak sia-sia.

Hidayat mengaku saat ini pihak PLTU serius menyelesaikan masalah tersebut, dan akan menjadwalkan pertemuan antara mereka dengan tim 19 beserta masyarakat terkait persoalan ganti rugi lahan milik warga sekitar Dusun Gelanggang Merak.

"Jadi kita tunggu waktu yang sedang di Jadwalkan nanti kita lihat hasilnya apa. Jika tidak ada jalan keluar akan kita jumpai PLN wilayah Sumbagut dan BUMN kita lapor masalah ini," ujarnya.

Komentar

Loading...