Hasanudin
Unduh Aplikasi

Terlibat Kasus Penipuan, Bacaleg di Aceh Utara Diamankan Polisi

Terlibat Kasus Penipuan, Bacaleg di Aceh Utara Diamankan Polisi
Ma saat diamankan pihak kepolisian atas kasus penipuan dan penggelapan sebuah sepmor di Polsek Dewantara. Kamis (9/8). Ist

ACEH UTARA - Seorang Bakal Calon Legeslatif (Bacaleg) di Aceh Utara, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya guru honorer di SMKN 1 Gandapura yang melaju dari salah satu partai nasional (Parnas) tersebut diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebuah sepmor milik Fitriani (31) seorang IRT Dusun Ujong Krueng, Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan mengatakan, Ma (32) yang merupakan warga Desa Dakuta, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara itu diamankan pihak kepolisian atas kasus penipuan dan penggelapan sebuah sepmor yang dilaporkan oleh seoarang IRT asal Dewantara.

“Benar pihak kita telah mengamankan seorang tersangka Ma, atas kasus penipuan dan penggelapan sebuah sepmor,” kata Ahzan kepada AJNN, Kamis (9/8).

Menurutnya, penangkapan Ma atas laporan penipuan dan penggelapan sebuah sepmor milik seorang IRT. Dalam laporan pelapor menyebutkan, pada Senin (6/8) tersangka mendatangi rumah korban di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara dengan mengendarai sepeda motor dengan seorang temannya.

Saat dirumah korban kata Ahzan, tersangka berpura-pura kehabisan bensin dan meminta tolong kepada korban untuk dipinjami uang Rp 10 ribu, selanjutnya tersangka juga meminta pinjam motor Honda Vario warna putih BL 4855 KAE milik korban.

“Pelapor tidak menaruh curiga apapun terhadap tersangka, sehingga pelapor menyerahkan uang beserta sepmor miliknya kepada tersangka Ma,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah sepmor berada ditangan tersangka, langsung tancap gas dan tidak kembali lagi. Hingga akhirnya pelapor berusaha meminta kembali sepmornya kepada terlapor, namun terlapor bersikeras dan tidak mau memberikan sepmor itu kembali dengan dalih sebelum suami pelapor melunasi hutang-hutangnya kepada tersangka.

“Saat ini tersangka dan barang bukti satu unit sepeda motor sudah kita amankan di Mapolsek Dewantara untuk dilakukan proses lanjutan,” pungkas Ahzan.

Adi Maros

Komentar

Loading...