Unduh Aplikasi

Terdakwa Pembunuhan di Ule Kareng Dituntut Seumur Hidup Penjara

Terdakwa Pembunuhan di Ule Kareng Dituntut Seumur Hidup Penjara
Foto: Net

BANDA ACEH - Iskandar terdakwa pembunuhan sadis di Desa Lamteh, Ule Kareng dituntut penjara seumur hidup. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh yang dipimpin Ketua Majelis, Eti Astuti, Rabu (11/9).

Dalam tuntutannya, JPU, Yudha Utama Putra menyatakan terdakwa secara sah terbukti melakukan tidak pidana pembunuhan berencana yang diatur dalam pasal 340 KUHP.

"Terdakwa secara meyakinkan telah melakukan tindak pidana menghilangkan dua nyawa orang lain dan memohon majelis hakim menghukum terdakwa dengan hukuman pokok seumur hidup penjara," kata JPU.

JPU menilai terdakwa telah melakukan perbuatan, dimana pertimbangan memberatkan adalah perbuatan terdakwa mengakibatkan korban M Nasir dan Roslinda kehilangan nyawa.

"Rencana pembunuh sudah terpenuhi dan merampas jiwa orang lain dengan mengunakan senjata tajam," ujarnya.

Dijelaskan, perkara pembunuhan terjadi pada Februari 2019 lalu, dimana terdakwa membunuh pasangan suami istri pedagang pecal yang merupakan majikannya sendiri. Aksi sadis tersebut dilakukan lantaran kesal terhadap korban yang sering memarahi terdakwa.

Usai membacakan tuntutan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan pledoi atau nota pembelaan pada persidangan selanjutnya

Komentar

Loading...