Unduh Aplikasi

Tenaga Kontrak Dirumahkan, Kerjaan Kantor Gubernur Aceh Macet

Tenaga Kontrak Dirumahkan, Kerjaan Kantor Gubernur Aceh Macet
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Rahmad Raden. Foto: Ist

BANDA ACEH - Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh, Rahmat Raden menilai jika semua tenaga kontrak dirumahkan dan tidak ada yang akan dipanggil kembali, dapat dipastikan pekerjaan di Sekretariat Daerah (Setda) Aceh bakal mengalami kendala kedepannya.

"Kalau semua anak kontrak ini kami berhentikan, kantor jelas akan macet juga kerjaannya," kata Rahmat Raden kepada wartawan, Senin (7/1).

Disisi lain, kata Kata Rahmat, kalau pun para tenaga kontrak saat ini tetap dipaksakan untuk masuk kantor, maka mereka belum bisa dibayar karena pemerintah tidak memiliki dasar hukum pembayarannya.

"Kalau mereka dipaksa masuk kantor nanti dibayarnya pakai apa, dasar pembayarannya tidak ada," ujarnya.

Baca: Jumlah Tenaga Kontrak Pemerintah Aceh Delapan Ribu Orang Lebih

Rahmat mengatakan, ada beberapa tenaga kontrak yang jasanya masih sangat dibutuhkan kantor, maka dari itu kemungkinan besar tenaga yang dibutuhkan tersebut diyakini akan dipanggil kembali mulai minggu depan secara bertahap.

"Karena kalau tidak kami panggil sama sekali, seluruh kerjaan di kantor bisa macet," terangnya.

Rahmat menyampaikan, dalam hal pemanggilan kembali ini, sistem yang digunakan nantinya bakal disesuaikan dengan kebutuhan biro masing-masing, mengingat tiap biro mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda, dan semua kebijakan tersebut tergantung dari penilaian kepala biro bersangkutan.

"Dalam pemanggilan ini masing-masing kebijakan ada di kepala biro, yang dianggap masih produktif, dibutuhkan itu akan dipanggil, tapi saya pikir angka yang benar-benar dirumahkan atau yang tidak dipanggil lagi tidak terlalu besar juga," ungkap Rahmat.

Disisi lain, menurut Rahmat, dengan dirumahkan tenaga kontrak ini, kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) diharapkan dapat berjalan lebih baik kedepannya dan juga memiliki kedisiplinan kerja yang tinggi.

"Mudah-mudahan dengan ini fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih optimal," katanya.

Komentar

Loading...