Unduh Aplikasi

Temui Pendemo, Wabup Muslizar Naik Panggung Orasi

Temui Pendemo, Wabup Muslizar Naik Panggung Orasi
Wabup Abdya Muslizar MT sedang menandatangani surat pernyataan tuntutan mahasiswa, Foto: Fakhrul Razi Anwir

ACEH BARAT DAYA - Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar aksi refleksi menjelang dua tahun kepemimpinan Akmal Ibrahim - Muslizar MT. Aksi tersebut berlangsung di halaman kantor Bupati Abdya, Selasa (11/6) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Abdya Sejahtera (GERANAT) tersebut berasal dari HMI, Kohati, IMM, BEM STKIP Muhammadiyah, BEM Akademi Komunitas Negeri yang ada di Kabupaten Abdya serta beberapa panguyuban kecamatan di Abdya yang ada di Banda Aceh.

Setelah beberapa saat menggelar orasi, koordinator lapangan aksi demo, Mohd. Azmi meminta Bupati dan Wakil Bupati Abdya untuk menemui mereka. Aksi yang diikuti puluhan mahasiwa tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan petugas Satpol PP Abdya.

"Kami meminta kepada pak bupati dan wakil bupati untuk menemui kami disini. Kami berikan waktu 5 menit," teriak Mohd Azmi sambil melanjutkan orasinya.

Tak lama berselang, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT tiba di lokasi dan langsung menaiki panggung orasi mahasiswa yang merupakan bagian belakang mobil pick up. Tindakannya ini spontan mendapat tepuk tangan yang riuh dari peserta aksi yang hadir.

Dia mempersilahkan kepada para mahasiswa untuk melanjutkan orasi sambil tetap berada di atas panggung tempat para orator melakukan aksinya. Para orator secara bergantian mengucapkan keluh kesahnya langsung kepada orang nomor dua di Pemeritahan Kabupaten Abdya ini.

Setelah itu, Muslizar menanggapi keluh kesah para peserta aksi secara langsung. Ia juga mengatakan bahwa saat ini, Bupati Akmal Ibrahim saat ini sedang berada di luar daerah terkait urusan dinas.

"Yang ingin kami sampaikan itu, begitu ada penyampaian aspirasi maka kami akan menjelaskan mengapa dan bagaimana (hal tersebut terjadi). Masalah nanti tidak puas, akan kita carikan solusinya untuk kita tuntaskan," ujar Muslizar.

Terkait harga sawit yang anjlok ia mengungkapkan bahwa hal itu menjadi perhatian Pemkab Abdya. Saat ini proses pengalihan aset Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang merupakan aset provinsi, progresnya sudah berada di meja gubernur dan menunggu rekomendasi dari Gubernur Aceh untuk diusulkan ke DPRA.

"Karena saat ini PKS tersebut (lokasi) tanah milik Abdya, tapi bangunannya yang sempat terkendala kasus itu masih merupakan aset milik provinsi yang perlu diselesaikan. Tinggal menunggu persetujuan DPRA saja," ungkapnya.

Mengenai harga gabah yang rendah, ia mengatakan bahwa tahun ini Pemkab Abdya akan membangun Rumah Mesin Umum (RMU) senilai Rp 10 miliar lebih. Harapannya, ketika petani selesai panen kondisi padinya masih basah itu dapat dikeringkan di RMU tersebut yang selama ini hanya terdapat di luar Abdya.

Selama ini, padi yang selesai panen tersebut langsung ditampung di atas mobil truk tronton yang kemudian dibawa langsung ke RMU yang ada di luar Abdya tersebut. Dengan begini tentu saja sangat sulit bagi pemerintah untuk mengatur stabilitas harga komoditi gabah milik mayoritas penduduk Abdya yang berprofesi sebagai petani.

"Solusinya, kita akan membangun RMU yang berstandar sama dengan yang di Medan dan akan menghasilkan produk beras yang dapat bersaing di pasaran," ujarnya.

Selesai memberikan penjelasan, massa aksi meminta kepada Wabup untuk menandatangani surat pernyataan tentang tuntutan mewujudkan janji kampanye dan penuntasan persoalan-persoalan di Abdya bernomor 02/A/GERANAT/VI/2019.

Setelah Muslizar membubuhkan tandatangan diatas materai serta dilanjutkan tandatangan oleh koordinator aksi Noval Abizal, massa yang sudah berorasi selama dua jam tersebut mulai berkumpul dan membubarkan diri secara tertib.

"Jika dalam tempo 30 hari tidak ada progres terkait tuntutan yang kami lakukan, maka kami akan melakukan aksi lanjutan yang lebih besar lagi," ujar Noval sambil memberi arahan agar peserta aksi membubarkan diri.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...