Unduh Aplikasi

Tas Motif Aceh Produk Syirkatunnisa Diburu Warga Asing

Tas Motif Aceh Produk Syirkatunnisa Diburu Warga Asing
Warga asing membeli tas motif Aceh. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Tas bermotif Aceh produk milik usaha kecil menengah (UKM) Syirkatun Nisa Desa Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara diminati dan diburu warga asing dalam Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund atau IMF) dan Grup Bank Dunia (World Bank Group atau WB) di Nusa Dua, Bali.

Pertemuan yang dilangsungkan dari 8 hingga 14 Oktober 2018 itu dihadiri lebih dari 34.000 delegasi dari 189 negara dan lembaga-lembaga internasional.

Kepala Kantor Cabang Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe (KpwBI), Yufrizal mengatakan, dalam kegiatan itu, berbagai produk-produk bermotif Aceh turut ditampilkan. Warga asing sangat berantusias mengunjungi stand UMKM yang merupakan binaan Bank Indonesia itu.

“Yang paling diminati tas produk milik UKM Syirkantunnisa, yang terdiri dari aneka tas motif Aceh dengan berbagai model dan ukuran mendapat tempat di hati masyarakat internasional yang berasal dari berbagai negara itu,” katanya, Minggu (14/10).

Warga asing yang mengunjungi produk tersebut, bahkan membeli tas itu lebih dari satu, yakni untuk anak, suami dan juga istri mereka, juga dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk rekan kerja yang ada di negaranya.

“Ada juga peserta yang tanya, kapan barangnya datang lagi. Ya, kami menjawab, tas ini di produksi di Bali tapi diproduksi di Aceh yang jauh dari Bali sehingga butuh waktu untuk pengiriman ke daerah tersebut,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Syirkatunnisa, Naila mengatakan, dalam event itu pihaknya mebawa sebanyak 345 item tas, namun hanya tersisa tiga item saja.

“Allhamdulillah laris dan diborong oleh warga asing, dan kami sangat bersyukur minat mereka untuk membeli tas kami sangat antusias,” katanya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...