Unduh Aplikasi

Tak Perlu Melawan, Sayid Fadhil Diminta Fokus Benahi BPKS

Tak Perlu Melawan, Sayid Fadhil Diminta Fokus Benahi BPKS
Jurubicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata. Foto: Kabaraceh

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Sayid Fadhil diminta fokus melaksanakan tugasnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Memperbaiki manajemen kerja lembaga yang dipimpinnya dinilai jauh lebih penting ketimbang menjawab teguran Pelaksana tugas Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS).

"Pak Sayid Fadhil fokus saja melaksanakan tugas, itu sudah sangat jelas diminta Plt Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang," kata Plt Gubernur Aceh melalui Jubir Pemerintah Aceh, Wiratmadinata, Minggu (28/10) malam.

Permintaan disampaikan Wira menanggapi konferensi pers yang digelar Kepala BPKS Sayid Fadhil dengan sejumlah wartawan di Banda Aceh Minggu, (28/10) siang. Sebagai bawahan kata Wira, Sayid dinilai tidak semestinya menggelar kegiatan tersebut karena teguran kepada Sayid Fadhil bentuk hubungan kerja antara pimpinan dan bawahan.

Baca:Ditegur Plt Gubernur Aceh, Kepala BPKS: Itu Vitamin Bagi Saya

"Seharusnya teguran ini tidak dilihat kepada pribadi kepala saja, tapi kepada semua yang ada dalam manajemen BPKS agar bekerja harmonis, solid, profesional, serta tidak melakukan apa yang dilarang, sehingga kasus lama yang pernah terjadi di BPKS tidak terulang," kata Wira.

Menurut Wira kegiatan konferensi pers yang digelar Sayid secara tidak langsung merupakan bentuk perlawan Sayid Fadil kepada Pelaksana Tugas Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang. Padahal kata dia, sesuai peraturan, Ketua DKS berhak menegur manajemen BPKS bila dalam perjalanannya dinilai melanggar ketentuan yang berlaku.

Baca:Tegur Sayid, Nova Iriansyah: Yang Diperlukan Perbaikan Manajemen

"Jika kemudian teguran di full up lagi inikan jadi rame di media dan menjadi konsumsi publik sehingga Pak Sayid tidak fokus memperbaiki manajemen BPKS," kata Wira.

Untuk diketahui kata Wira, Sayid Fadhil dan pengurus Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) periode 2018-2023 dilantik oleh Irwandi Yusuf pada 22 Maret 2018 di Gedung Serbaguna Setda Aceh.

Saat itu Gubernur Aceh selaku Ketua DKS menyampaikan satu pesan penting agar pengurus bekerja profesional dan meminta secara khusus kepada Dewan Pengawas (Dewas) BPKS mengevaluasi kinerja BPKS. Evaluasi kata dia dilakukan minimal setahun sekali atau paling cepat enam bulan sekali.

"Saya tugaskan Dewan Pengawas BPKS dibawah pimpinan Bapak Andan Ganto untuk melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja BPKS minimal persemester atau enam bulan sekali," kata Wira mengutip pernyataan Gubernur Aceh saat itu.

"Kalau hari ini dinilai teguran begitu cepat, artinya Pak Sayid juga cepat melakukan kesalahan dan itu mestinya dipahami," ujar Wira.

Lebih lanjut, Wira mengatakan, terkait apa saja isi surat teguran Plt Gubernur Aceh selaku Ketua DKS berdasarkan hasil evaluasi Dewan Pengawas BPKS sudah ada di dalam surat nomor 515/25881 bertanggal 12 Oktober 2018 dengan sifat surat segera.

Baca:Kepemimpinan Lemah dan Otoriter, Plt Gubernur Aceh Tegur Kepala BPKS

"Saya tidak sampaikan apa saja isi suratnya, saya hanya ingatkan butir ketiga surat itu yang menegaskan apabila Saudara tidak mengindahkan, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan, jadi segera saja ditindaklanjuti, " tutup Wira.

Komentar

Loading...