Tak Hanya di Singkil, IRT di Aceh Timur Juga Berebut Gas Elpiji Melon

Tak Hanya di Singkil, IRT di Aceh Timur Juga Berebut Gas Elpiji Melon
IRT di Aceh Timur berebut untuk mendapatkan gas elpiji melon. Foto: Mahyuddin

ACEH TIMUR - Rebutan untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kg tak hanya terjadi di Aceh Singkil. Di Aceh Timur, puluhan warga juga terpaksa ikut berebutan untuk mendapatkan gas untuk kebutuhan di rumah.

Rebutan untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kg terjadi di salah satu pangkalan yang berada di Kota Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (31/10) sore.

Mereka terpakas berebut karena menilai gas bersubsidi tersebut sangat langka di Aceh Timur. Bahkan terkadang harus mondar-mandir dari satu pangkalan ke pangkalan lainnya untuk membeli gas tersebut, namun tidak sedikit yang harus kembali ke rumah dengan tangan hampa tanpa memperoleh gas elpiji 3 kg tersebut.

"Kami dari tadi menunggu dan jika tidak berebutan takut sebentar saja sudah habis, karena pembelinya banyak," kata salah seorang warga kepada AJNN di lokasi tersebut.

Baca: Sejumlah IRT di Singkil Berebut Elpiji Melon di Pangkalan

Salah seorang penjual gas, Maulana (33) mengaku pasokan gas elpiji ukuran 3 kg tidak terlalu lancar, sehingga stoknya tidak ada karena diserbu oleh pembeli.

"Disini dapat seratus tabung, kalau kapan masuknya gas, itu tidak menentu bang," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelangkaan gas ukuran 3 kg tersebut terjadi di sebagian besar wilayah Aceh Timur, masyarakat harus mondar - mandir dari satu tempat ketempat lainnya untuk mendapatkan gas tersebut. Bahkan harga gas elpiji ukuran 3 kg bisa mencapai Rp 30 ribu.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...