Unduh Aplikasi

Survei RTK: Efek Pilpres Hanya Elektabilitas PDIP dan Gerindra Yang Naik

Survei RTK: Efek Pilpres Hanya Elektabilitas PDIP dan Gerindra Yang Naik
Ilustrasi. Foto: Liputan6

BANDA ACEH - Roda Tiga Konsultan (RTK) telah mengeluarkan rilis hasil survei nasional perolehan suara partai politik dan efek ekor jas dalam kurun waktu sejak 28 Januari hingga 15 Februari 2019.

Berdasarkan hasil survei lembaga ini, hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang menerima efek ekor jas dari Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Dimana, kedua partai tersebut merasakan efek peningkatan elektabilitas dari pencalonan Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto.

"Dibandingkan dengan perolehan suara Pemilu 2014, hanya PDIP dan Gerindra yang mengalami kenaikan signifikan. Hal ini menunjukkan efek ekor jas dari Pilpres hanya menguntungkan 2 partai saja, yaitu PDIP dan Gerindra," kata Direktur Eksekutif RTK M Kahfi Siregar dalam rilis tertulisnya yang diterima AJNN, Senin (4/3).

Survei RTK menunjukkan, dari perhitungan elektabilitas dengan memproporsionalkan undecided voters (pemilih yang masih ragu-ragu), pada Pileg 2019 nanti, PDIP mendapatkan suara terbanyak dengan perolehan 28 persen suara. Sedangkan Gerindra mendapat 17,4 persen. Sementara partai lain harus berjuang keras untuk menyamai perolehan suara pada Pemilu 2014.

"Suara kedua partai tersebut naik signifikan dibanding perolehan suara 2014. Dimana, 2014 PDIP hanya memperoleh 18,9 persen dan Gerindra mendapatkan 11,8 persen suara," ujarnya.

Dapat dilihat, seperti Golkar, partai pendukung pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf Amin ini pada Pemilu 2014 hanya memperoleh 14,8 persen. Kemudian berdasarkan hasil survei RTK, elektabilitas Golkar turun menjadi 14,1 persen pada pileg 2019 mendatang.

Hal serupa juga terjadi terhadap kubu pasangan nomor urut 2 Prabowo-Sandi, Partai Demokrat misalnya, pada Pileg 2014 mendapatkan suara 10,2 persen. Tetapi, berdasarkan survei RTK, perolehan suara partai yang digagas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu turun menjadi 9,1 persen pada pileg 2019.

Berikut hasil survei elektabilitas 16 Parpol pada Pileg 2019 oleh RTK dengan memproporsionalkan undecided voters (pemilih yang masih ragu-ragu)

1. PDI Perjuangan: 28%
2. Gerindra: 17,4%
3. Golkar: 14,1%
4. PKB: 10,1%
5. Demokrat: 9,1%
6. PPP: 5,2%
7. PKS: 5,1%
8. NasDem: 4,6%
9. PAN: 2,4%
10. Hanura: 1,4%
11. Perindo: 0,9%
12. PBB: 0,5%
13. PSI: 0,4%
14. Berkarya: 0,4%
15. PKPI: 0,2%
16. Garuda: 0,2%

Sementara itu, adapun daftar perolehan suara Parpol pada 2014 lalu yakni:

1. PDI Perjuangan: 18,9%
2. Gerindra: 11,8%
3. Golkar: 14,8%
4. PKB: 9,0%
5. Demokrat: 10,2%
6. PPP: 6,5%
7. PKS: 6,8%
8. NasDem: 6,7%
9. PAN: 7,6%
10. Hanura: 5,3%
11. PBB: 1,5%
12. PKPI: 0,9%

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...