Unduh Aplikasi

Staff Direkrut Tanpa Izin, Rektor Unsyiah: Kepala BPKS Harus Beretika

Staff Direkrut Tanpa Izin, Rektor Unsyiah: Kepala BPKS Harus Beretika
Surat keberatan Rektor Unsyiah yang dikirim ke Kepala BPKS. Foto :Ist

BANDA ACEH - Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr Ir Samsul Rizal MEng melayangkan teguran kepada Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Teguran dilayangkan Prof Samsul Rizal terkait dipekerjakannya tiga staf pengajar universitas Syaiah Kuala oleh BPKS yang dinilai tanpa sepengetahuan pihak kampus.

"Kami berkeberatan dipekerjakannya pegawai tersebut karena tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku," tulis Prof Samsul Rizal dalam surat perihal pemakaian tenaga ahli tertanggal 29 Oktober 2018 yang diperoleh AJNN.

Sesuai surat bernomor 7886/UN11/KP/2018 tersebut ketiga staf pengajar Unsyiah yang dipekerjakan sebagai staf ahli tersebut yakni, Nurdin MH. SH, Dr Syafruddin, SE MBA dan Ir Agus Salim S .MSi.

"Ketiga dipekerjakan tanpa izin dari pihak yang berwenang," tulis Prof Samsul.

Selain kepada tiga staf pengajar tersebut, Samsul Rizal juga mengirim surat keberatan kepada Pelaksana Tugas Gubernur Aceh dan Dewan Pengawas BPKS.

Dihubungi terpisah, Prof Samsul Rizal membenarkan telah melayangkan surat keberatan kepada BPKS. Samsul berharap Kepala BPKS dan staf Unsyiah tidak mengabaikan dan menghormati mekanisme yang berlaku.

"Ya, setiap staff unsyiah yg mau di SK kan harus ada izin, dan sebagai ka Badan harusnya ada etika dalam mengambil staff dari Unsyiah. Saya mengharapkan staff unsyiah yg mau bekerja diluar unsyiah untuk meminta izin dan jangan langsung di-SK-kan sebelum ada izin tertulis," ujar Prof Samsul kepada AJNN melalui aplikasi WhatsApp.

Komentar

Loading...