Unduh Aplikasi

Staf Ahli: Tidak Ada Nama Rizal di Staf Maupun Aspri Nasir Djamil

Staf Ahli: Tidak Ada Nama Rizal di Staf Maupun Aspri Nasir Djamil
Persidangan Irwandi Yusuf. Foto: Kompas

BANDA ACEH - Direktur PT Kenpura Alam Nangro Dedi Mulyadi mengaku pernah menyerahkan uang Rp 1 miliar kepada anggota DPR RI Nasir Djamil.

Hal itu terungkap saat Dedi bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (11/2).

Dedi bersaksi untuk terdakwa Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf dan dua terdakwa lain, yakni Teuku Saiful Bahri dan Hendri Yuzal.

"Dia anggota DPR RI. Tapi dia tidak tahu apa-apa, yang menawarkan kerjaan si Rizal. Uang diserahkan ke Rizal," ujar Dedi kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kesaksian Dedi itu dibantah keras oleh salah seorang staf ahli Nasir Djamil, Erlanda Juliasyah. Ia menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan Dedi tidaklah benar.

Baca: Selain ke Irwandi, Saksi Juga Akui Serahkan Rp 1 Miliar ke Nasir Djamil

Menurutnya, Rizal yang dimaksud di dalam keterangan tersebut bukanlah staf Nasir Djamil dan tidak pernah tercatat sebagai staf maupun asisten pribadi (aspri) Nasir Djamil.

"Kalau perlu bisa di cek kebenarannya di Sekretariat Jenderal DPR RI," kata Erlanda kepada AJNN.

Ia mengungkapkan ada tujuh orang staf Nasir Djamil, terdiri dari dua orang aspri dan lima tenaga ahli (staf ahli) dan tidak ada yang bernama Rizal.

"Sejauh pengamatan kami bekerja di DPR RI tidak pernah ada pembicaraan terkait dengan perihal uang sekali pun," tegasnya.

Komentar

Loading...