Unduh Aplikasi

Sopir Damkar Tak di Tempat, Panglong Kayu di Pijay Ludes Terbakar

Sopir Damkar Tak di Tempat, Panglong Kayu di Pijay Ludes Terbakar
Anggota TNI/Polri membantu warga memadankan api, Foto: Muksal

PIDIE JAYA - Akibat sopir pemadam kebakaran tidak berada di pos pemadam, satu unit panglong kayu yang terletak di Gampong Ara, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, ludes terbakar, Senin (12/2).

Pantauan AJNN, panglung Legenda milik Zikrillah warga setempat yang terletak hanya beberapa meter dari jalan Banda Aceh - Medan itu tidak dapat diselamatkan dari amukan api meski warga dan belasan anggota TNI serta Polisi telah berusaha memadamkan api.

Ironisnya, mobil pemadam kebakaran (damkar) yang stanbay lebih kurang tiga kilometer dari lokasi kebakaran, atau tepatnya di pos pemadam kebakaran di belakang kantor camat Kecamatan Bandar Baru, tidak datang hingga panglong kayu itu ludes dilalap sijago merah.

"Tadi kami sudah ke pos pemadam di belakang kantor camat, tapi sopir damkarnya tidak ada di pos," kata salah seorang anggota TNI yang sedang berusaha memadamkan api.

Senada dengan anggota TNI, Keuchik Gampong Ara, Basri Ismail kepada AJNN juga mengatakan, ia telah menghubungi pos pemadam kebakaran. Namun sopirnya tidak berada di pos.

Dikatakannya, sopir pemadam seharusnya selalu stanbay di pos pemadam. Karena lanjutnya, kebakaran itu tidak tertulis dalam jadwal. Menurut Keuchik Basri, seandainya damkar siaga dan sigap, kebakaran itu kemungkinan besar dapat dipadamkan.

"Saya sudah hubungi pos pemadam, tapi sopirnya tidak ada di tempat. Seharusnya pos pemadam itu tidak boleh dikosongkan. Ketika terjadi kebakaran seperti ini malah tidak ada sopir, sungguh sangat disayangkan," kata Keuchik Basri.

Nur, salah seorang pekerja mengatakan, panglung itu hanya sabagai tempatnya bekerja memahat dan tempatnya beristirahat.

"Panglong utamanya didepan, disini tempat saya memahat dan juga tempat saya istirahat. Kayu-kayu yang sudah saya pahat dan juga barang-barang saya, termasuk identitas pengenal saya ludes terbakar," sebut Nur.

Sementara itu, menurut pengakuan pemilik usaha, Zikrillah, kebarakan tersebut akibat arus pendek. Dan kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 35 juta.

Hingga berita ini diunggah, AJNN belum berhasil mengkonfirmasi dinas yang bertanggung jawab terhadap pos pemadam kebakaran yang berada di Kecamatan Bandar Baru itu.

Ucapan Ramadhan - Alja Yusnadi

Komentar

Loading...