Unduh Aplikasi

Soal Kubah Masjid Ahlussunah, PPTK Tunggu Hasil Audit Inspektorat

Soal Kubah Masjid Ahlussunah, PPTK Tunggu Hasil Audit Inspektorat
Mesjid Ahlussunah Gampong Alue Krueng. Foto: Suar

ACEH JAYA - Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sarana dan Prasarana Peribadatan Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Jaya, Mustafa Abbas mengatakan tidak akan membayar dulu pengerjaan kubah Masjid Ahlussunah di Gampong Alue Krueng Kecamatan Pasie Raya, sebelum ada hasil audit yang dikeluarkan oleh pihak inspektorat.

"Kami tunggu dulu hasil audit dari inspektorat, jika inspektorat mengatakan yang wajib dibayar hanya sekian ya kami bayar sekian aja," kata Mustafa Abbas kepada AJNN, Kamis (8/11).

Ia mengaku persoalan pembangunan Kubah Mesjid Ahlussunah langsung dilaporkan kepada pimpinan setelah adanya protes dari masyarakat. Selanjutnya pimpinan meminta untuk melakukan konsultasi dengan inspektorat.

"Sudah kami tinjau lansung apa yang dilaporkan oleh masyarakat, dan kami menemukan pengerjaan yang tidak sesuai spek," ungkap Mustafa.

Baca: Dikerjakan Asal Jadi, Keuchik Diminta Tolak Pembangunan Kubah Masjid Ahlussunah 

Misalnya, kata Mustafa, pembangunan kubah masjid itu di dalam kontrak harus dibuat dalam bentuk segi delapan, namun fakta di lapangan dikerjakan segi empat. Mengenai bocornya atap ketika hujan sudah diperbaiki oleh rekanan.

"Ketika kami tinjau ke lokasi pembangunan kondisi hujan, dan tidak bocor lagi atapnya," ungkapnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan Kubah Mesjid Ahlussunah yang dikerjakan oleh CV. Gebrina Hutama Karya dengan kontrak 133.462.000, bersumber DID 2018. Proyek tersebut selesai dikerjakan pada 01 Oktober 2018.

Komentar

Loading...