Unduh Aplikasi

Soal Kongres KNPI, Dispora: Belum Ada Pencairan Dana

Soal Kongres KNPI, Dispora: Belum Ada Pencairan Dana

BANDA ACEH - Meski telah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), pemerintah Aceh belum mencairkan dana bagi pelaksanaan Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) senilai Rp 9,8 miliar yang rencanannya akan digelar Provinsi Aceh. Hingga saat ini, pemerintah Aceh belum menerima surat pemberitahuan menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan kongres organisasi kepemudaan itu.

"Yang benar sampai saat ini belum ada pencairan dana," kata Kepala Dinas Pemudan dan Olahraga Aceh, (Dispora) Darmansyah, Selasa (2/10).

Pernyataan disampaikan Darmansyah saat diminta tanggapannya terkait pernyataan Ketua Harian KNPI Aceh Kubu Zikrullah Ibna, Abdul Hadi Abidin, jika Dispora tidak akan mencairkan dana Konggres KNPI di Aceh. Menurut Darmansyah hingga saat ini pihaknya juga belum menerima surat keputusan terkait penetapan Provinsi Aceh sebagai tuan rumah.

"Sampai saat ini surat keputusan Rapimpurnas (Rapat pimpinan Paripurna Nasional) jika Aceh menjadi tuan rumah belum diserahkan kepada pemerintah Aceh," kata Darmansyah.

Darmansyah berharap sebagai salah satu organisasi kepemudaan, KNPI mampu menjadi perekat persatuan pemuda di Aceh sehingga mampu menjadi pelopor dalam melanjutkan pembangunan. Kongres KNPI kata Darmansyah hendaknya menjadi ajang pemersatu pemuda di seluruh Indonesia.

"Mari bersatu membangun Aceh, karena pemuda penerus masa depan bangsa. Insya Allah dengan niat ikhlas kita bersama dalam membangun keharmonisan, kelak bila jadi kongres KNPI di Aceh akan berlangsung sukses, aman dan lancar," ujar Darmansyah.

Darmansyah mengajak KNPI membangun komunikasi baik dengan semua pihak agar pertemuan pemuda dari seluruh Indonesia di Aceh menjadi ajang pemersatu pemuda dari Sabang sampai Marauke." Insya Allah mari kita wujudkan," ajak Darmansyah.

Seperti diberitakan dualisme kepengurusan KNPI turut menjadi polemik di Provinsi Aceh setelah Kemenkumham mengesahkan dua kepengurusan KNPI Pusat, yakni KNPI kubu Fadh El Fouz A Rafiq, dan KNPI kubu Muhammad Rifai. Di Aceh, Wahyu Sahputra merupakan KNPI di bawah kepengurusan pusat Muhammad Rifai. Sementara, Zikrullah Ibna merupakan KNPI Aceh di bawah kepengurusan pusat Fadh El Fouz A Rafiq.

Dualisme kepengurusan yang terjadi di tubuh KNPI membuat Pemerintah Aceh enggan mencairkan dana bagi pelaksanaan kongres KNPI di Aceh. Pemerintah Aceh berharap penyatuan kedua kubu dapat terlaksana sehingga tidak berdampak hukum.

 

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...