Unduh Aplikasi

Pupuk Langka, Petani Aceh Utara Andalkan Nutrisi Tanaman

Pupuk Langka, Petani Aceh Utara Andalkan Nutrisi Tanaman
Petani memperlihatkan hasil panen padi yang hanya menggunakan nutrisi tanaman di Aceh Utara.Foto:  Sarina

ACEH UTARA – Sejumlah petani di Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Gampong Calong, Kecamatan Syamtalira Aron mulai memanenkan padi. Uniknya, padi tersebut berhasil dipanenkan hanya dengan mengandalkan nutrisi tanaman dan tanpa memakai pupuk SP-36 dan NPK Phoska.

Salah seorang petani sawah asal Gampong Calong, Kecamatan Syamtalira Aron, mengatakan, akibat seringnya mengalami kelangkaan pupuk jenis SP-36 dan NPK Phoska yang mengandung Phospor. Pihaknya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sehingga diputuskan menanam padi hanya dengan mengandalkan nutrisi tanaman saja.

“Ketika SP-36 langka, kami kesulitan mendapatkan pupuk untuk meningkatkan bulir padi, sehingga terpaksa kami gunakan dari nutrisi tanaman saja, dengan cara mencampur Urea dengan nutrisi Ground-E ” katanya kepada AJNN, Minggu (22/7).

Sambungnya, meskipun pupuk yang mengandung phospor tidak digunakan, namun hasil panen tahun ini memuaskan karena menggunakan nutrisi tanaman. Dan dengan cara tersebut, dapat mengatasi seluruh permasalahan petani ketika mengalami kelangkaan SP-36 dan NPK Phoska.

Sementara itu petani lain asal Gampong Ujong Baroh SB, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Amiruddin (54), juga mengaku hal serupa. Menurutnya, tanaman padi sekarang membutuhkan banyak pupuk. Selain pupuk Urea, juga butuh pupuk yang mengandung phospor.

“Saya menggunakan nutrisi tanaman, agar hasil panen bagus, meskipun pupuk tidak lengkap,” kata Amiruddin.

Dia juga menyebutkan, petani lain di gampong yang sama juga telah berhasil meningkatkan hasil panen, dengan nutrisi tanaman. Misalkan, Zainal Abidin (38) petani Ujong Baroh mampu menghasilkan gabah 8,2 ton per hektare. Menggunakan nutrisi tanaman, selain digunakan mengantisipasi kelangkaan pupuk SP-36 dan NPK, juga memudahkan mereka mengangkut ke areal sawah. Ukuran 1 Kg ground-e, digunakan untuk 1.600 sampai 2.000 meter persegi areal sawah.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...