Unduh Aplikasi

Sempat Diterkam, Empat Nelayan di Singkil Bertarung dengan Buaya Besar

Sempat Diterkam, Empat Nelayan di Singkil Bertarung dengan Buaya Besar
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH SINGKIL - Empat orang nelayan di Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil, nekat bertarung melawan buaya sepanjang 6 meter. Pertarungan empat nelayan itu dilakukan untuk menyelamatkan kawan mereka yang hendak dimakan buaya saat mencari ikan di rawa pulau matahari desa setempat.

Perlawanan mereka melawan buaya ganas itu dengan menggunakan tombak ikan, akhirnya para nelayan itu berhasil menghalau buaya yang juga sempat menerkam salah seorang rekan mereka.

Sekretaris Search and Rescue (SAR) Pulau Banyak, Yudistira membenarkan kejadian adanya kejadian tersebut, walaupun buaya berhasil dihalau, namun salah seorang dari nelayan itu, Yuliaris Zai mengalami luka gigitan dan sempat terkena cakaran buaya dibagian kepalanya.

"Kejadian itu tepatnya di perairan Pulau Matahari, dan seorang korban diserang oleh buaya di bagian kepala," kata Yudistira saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/10) malam.

Sementara itu, salah satu keluarga korban, Pince saat dihubungi menyampaikan awalnya mereka sedang berenang untuk mencari timun laut dan ikan tanpa memakai alat. Kemudian, saat itu Yuliaris berada sedikit jauh dari perahu, lali tiba-tiba datang buaya dan langsung menyambarnya.

Melihat Yuliaris diserang buaya, rekan-rekan yang sedang bersama korban waktu itu langsung membantu dengan melawan buaya dengan alat seadanya.

"Uda hampir tenggelam dia (Yuliaris), langsung ditolong pakai tombak ikan dan kayu untuk halau buaya itu," ujarnya.

Pasca kejadian itu, korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh para temannya untuk mendapatkan perawatan akibat luka dibagian kepalanya.

Komentar

Loading...