Unduh Aplikasi

Sembilan Bandar Narkoba Ditangkap di Aceh, 99 Kg Sabu Disita

Sembilan Bandar Narkoba Ditangkap di Aceh, 99 Kg Sabu Disita
Direktur Dit Tipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri (tengah) memperlihatkan barang bukti sabu hasil sitaan dari sembilan bandar narkoba asal Aceh. Foto: Asrul

LANGSA - Tim gabungan terdiri dari Satgas NIC Bareskrim Polri, Dit Res Narkoba Polda Aceh dan Kanwil DJBC Aceh membongkar kasus penyelundupan narkotika jenis sabu dari Penang, Malaysia ke Aceh. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap 9 orang bandar dan mengamankan barang bukti sebanyak 99 kg sabu serta 20 ribu butir pil ektasi.

Direktur Dit Tipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto didampingi Dir Res Narkoba Polda Aceh dalam press release yang berlangsung di Polres Langsa, Sabtu (9/6) mengatakan, pengungkapan penyelundupan 99 kg sabu dan 20 ribu butir pil ektasi tersebut bermula dari informasi masyarakat tentang keberadaan sindikat narkoba internasional dari Malaysia akan membawa narkoba jenis sabu ke Batam pada 30 Mei 2018 lalu.

Mendapat laporan tersebut, kata Brigjen Pol Eko Daniyanto, Satgas I-NIC Bareskrim Polri langsung melakukan penyelidikan. Alhasil tiga orang tersangka berhasil ditangkap di Bintan Tanjung Pinang, Batam dan diamankan barang bukti 8 Kg sabu.

Setelah menangkap tiga warga Batam tersebut, kata Eko, Satgas I-NIC Bareskrim mendapat informasi bahwa sindikat narkoba dari Aceh akan membawa narkoba dari Penang, Malaysia ke Aceh melalui jalur laut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kata Jenderal bintang satu ini, pada Minggu (3/6) kemarin petugas langsung melakukan pengintaian. Alhasil, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka masing-masing berinisial I, H dan M warga Aceh Timur di perairan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Dari tiga tersangka tersebut petugas mengamankan barang bukti sabu sebanyak 11 kg dan satu buah boat.

Hasil interogasi tiga tersangka tersebut, kata Direktur Dit Tipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri, pada Senin (4/6) petugas kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu tersangka lain yaitu, R yang juga warga Aceh Timur. R ditangkap di Seuneubok Rambong, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

"Dari tersangka R, petugas mengamankan barang bukti berupa 30 kg sabu dan 20 butir ektasi H5," ujar Brigjen Pol Eko.

Tidak sampai di situ, pada Jum'at (8/6) kemarin, petugas dari Mabes dibackup Teamsus Narkoba Polda Aceh kembali melakukan pengembangan dari pengakuan tersangka R.

Alhasil, kata Brigjen Pol Eko, tim berhasil menangkap 5 tersangka lain di perairan Idi, Aceh Timur dan mengamankan barang bukti 50 Kg sabu.

"Dari pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil menangkap 9 warga Aceh Timur yang tergabung dalam sindikat Malaysia-Batam-Aceh dan mengamankan sabu sebanyak 99 kg serta 20 ribu butir ektasi," ungkap Direktur Dit Tipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto.

Radio Baiturrahman
Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...