Sejumlah IRT di Singkil Berebut Elpiji Melon di Pangkalan

Sejumlah IRT di Singkil Berebut Elpiji Melon di Pangkalan
Sejumlah Warga Berebut antrian untuk mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg.

ACEH SINGKIL - Puluhan ibu rumah tangga (IRT) di Pulau Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil berebut gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kg. Demi mendapatkan gas tabung melon itu mereka rela berhimpitan di pintu masuk Panggkalan Rizki Bersaudara di samping SPBU setempat, Selasa (31/10).

Para IRT mengaku rela berdesakan lantaran sudah empat hari ini mereka tidak mendapatkan gas elpiji 3 kg. Menurut para ibu pasokan di sejumlah pangkalan kosong.

"Sudah empat hari ini kosong, makanya kami kemari, kalau tidak cepat, sebentar lagi habis," kata Upik seorang IRT yang ikut berebut gas sambil menenteng dua buah tabung.

Tak hanya para IRT yang berdesakan, sejumlah pria bahkan berpakaian ASN pun ikut mengantri. Menurut pangakuan mereka, Gas elpiji 3 Kg bersubsidi dipangkalan tersebut dibandrol dengan harga Rp 21.000 pertabung.

"Dua puluh satu ribu rupiah harganya, ini pas ada, dipangkalan lain kadang kami tidak kebagian" ujar seorang ibu lainya.

Pantauan AJNN, warga yang mengantri tak hanya membawa dua buah tabung, sebahagian dari mereka membawa lebih. Hal itu mengakibatkan beberapa warga tak kebagian gas elpiji yang sering mengalami kelangkaan itu.

"Susah kami mengaturnya, nanti mereka bawa keluarganya kemari, masing-masing bawa dua tabung, tak semua kami kenal jadi gak bisa kami melarang, nanti kita suruh bawa KTP, ya yang satu keluarga itu juga punya KTP yang berbeda, banyak trik mereka" ujar seorang petugas pangkalan merujuk pada sejumlah warga yang mendapkan gas lebih dari dua tabung.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...