TALI ASIH UNTUK HAJRIL

Sebelum Kembali ke Babun Najah, Hajril Bertandang ke Kantor YARA

Sebelum Kembali ke Babun Najah, Hajril Bertandang ke Kantor YARA
Suasana pertemuan pengurus YARA dan keluarga Hajril, bersama Redpel AJNN Fauzul Husni di kantor YARA. Foto: Mitro Heriansyah
BANDA ACEH - Keluarga dekat Hajril Janni, santri yang terpaksa dirumahkan karena menunggak iuran pendidikan di Pesantren Babun Najah, Ulee Kareng, Banda Aceh, bertandang ke kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Kamis (11/2). Hajril datang bersama Ros, mak cik, dan pamannya.

Hari ini, Hajril kembali bersekolah di pesantren itu setelah YARA memutuskan untuk melunasi Rp 6 juta, tunggakan iuran pendidikan Hajril di pesantren itu selama 10 bulan. Tak hanya itu, YARA juga membantu menanggung biaya pendidikan Hajril sampai pelajar putri kelas dua aliyah itu menyelesaikan pendidikan.

"Kami berharap Hajril bisa mempertahankan prestasinya saat ini. Bahkan kalau bisa Hajril harus lebih baik, lebih giat lagi belajar," harap Yudi, dari YARA, kepada Hajril. "Tidak ada yang boleh membatasi seseorang untuk bermimpi dan bercita-cita. Meski terbatas secara ekonomi.”

Baca: YARA Tanggung Biaya Pendidikan Hajril Janni

Hajril sendiri tak banyak berbicara. Namun air mukanya cerah. Kepada AJNN, setelah mendengarkan kabar baik dari YARA, Hajril bersyukur dan berjanji akan membuat bangga orang-orang yang membantunya.

Baca: Darwati A Gani Bantu Hajril

“Alhamdulillah, bisa sekolah lagi. Terima kasih banyak sudah membantu saya. Saya akan fokus sekolah dan belajar yang rajin agar orang yang membantu saya merasa bangga," kata Hajril.
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...