Unduh Aplikasi

Satreskrim Polres Bener Meriah Tangkap Tiga Pengoplos Gas Subsidi

Satreskrim Polres Bener Meriah Tangkap Tiga Pengoplos Gas Subsidi
Kasat Reskrim Polres Bener Meriah (dua dari kanan) sedang memberikan keterangan pers. Foto: Ist

BENER MERIAH - Satuan Reserse Kriminal Polres Bener Meriah menangkap tiga pelaku pengoplos gas LPG subsidi 3 Kg ke gas LPG 12 Kg.

"Kasus tindak pidana pengoplosan gas subsidi tersebut kami ungkap berdasarkan laporan masyarakat yang resah karena sulit mendapat gas," kata Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Wijaya Yudi Stira Putra dalam konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Kamis (13/9).

Kasat Reskrim menuturkan, kasus tersebut berhasil diungkap pihaknya pada Jum'at 31 Agustus 2018 lalu.

"Lokasi pengoplosan dilakukan di pangkalan UD Barokah beralamat di Kampung Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah," ujarnya.

Dikatakan Kasat Reskrim, tiga tersangka yang diamankan terlibat pengoplosan gas subsidi tersebut yakni, RI (44), dan MU (26), warga Kampung Simpang Bahgie, Kecamatan Bandar serta MU (21) warga Wih Pesam, Bener Meriah.

Selain tiga tersangka, kata Kasat Reskrim, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa, satu unit mobil box, satu lembar STNK, 106 buah tabung gas LPG 3 Kg, 4 selang rakitan, 13 buah tabung gas LPG 12 Kg berisi, 31 buah tabung gas LPG 12 Kg kosong dan 214 segel (tutup) tabung gas.

Dalam kasus tersebut, tambah Kasat Reskrim, pihaknya juga mengamankan seorang penampung (tempat praktik) sekaligus pemilik pangkalan UD Barokah berinisial JA (47) warga Kampung Gele Gantung, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.

Akibat perbuatannya, empat tersangka dikenakan pasal 62 ayat 1 subs pasal 8 ayat 1 huruf a.b.c dan e UU RI No 8 tahyn 1999 tentang perlundungan konsumen, pasal 53 huruf d UU RI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dan pasal 32 ayat 2 subs pasal 30 UU RI No 2 tahun 1981 tentang metrologi legal.

"Diduga kuat para pelaku sudah sering melakukan praktik pengoplosan gas subsidi dari LPG 3 Kg ke LPG 12 Kg demi mencari keuntungan besar," ungkap Iptu Wijaya Yudi Stira Putra mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Tamiang itu.

Komentar

Loading...