Satlantas Aceh Besar Gagalkan Penyeludupan 2 Kg Sabu

Satlantas Aceh Besar Gagalkan Penyeludupan 2 Kg Sabu
Konferensi pers Polres Aceh Besar usai menggagalkan penyeludupan dua kilogram sabu

ACEH BESAR - Personel Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Besar menggagalkan penyeludupan dua kilogram sabu, Sabtu (12/8). Polisi mengamankan Dahlan (42) warga Medan yang diduga sebagai kurir barang haram tersebut.

"Penangkapannya Sabtu dini hari tadi sekira pukul 00.40 WIB. Tersangka masih kita mintai keterangan jadi kemana sabu ini akan dibawa belum kita ketahui,"kata Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto dihubungi, Sabtu (12/8) pagi.

Dikatakan, penangkapan berawal dari razia dalam rangka cipta kondisi menjelang Hut RI ke 72, yang dilakukan personel Satlantas Polres Aceh Besar di kawasan Simpang Jantho bersama personel Polsek Rayon Timur. Dalam razia personel yang terlibat razia memeriksa, menggeledah, kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

"Saat tengah menggelar razia atau sekitar pukul 01.30 WIB, mobil yang disopiri tersangka ini datang dari arah Medan menuju Banda Aceh dan dihentikan personel kita. Saat itu tersangka tidak dapat memperlihatkan SIM kepada brigadir Fredli yang memeriksa kelengkapannya berkendaraan,"kata Heru.

Menurut Heru, tersangka mulai memperlihatkan sikap mencurigakan saat diminta turun dari mobil Avanza BL 1308 JM yang disopiriny. Kecurigaan tersebut terbukti karena personel yang memeriksa menemukan dua bungkusan mencurigakan dalam saku jaket tersangka.

"Setelah dibuka dalam bungkusan berisi serbuk kristal bening. Dibalut kertas dan plastik hitam sebanyak dua bungkus,"kata Heru.

Kemudian tersangka langsung digelandang ke Mapolres Aceh Besar untuk pemeriksaan lebih lanjut.Selain sabu, polisi mengamankan barang bukti diantaranya 1 unit mobil Avanza warna hitam Nopol BL 1308 JM, dua unit HP merek Oppo dan Samsung lipat.  Selanjutnya satu jaket warna hitam dan uang tunai Rp 750 ribu, ATM BCA dan satu buah tas ransel warna hitam.

"Tafsiran nilai materil materil Rp 4 miliar dengan tafsiran jika tiap satu gramnya dipasaran Rp 2 juta. Pelaku kami kenakan pasal 114 subsider 112 UU Ri No35 tahun 2009 tentang narkotika,"pungkas Heru.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...