Unduh Aplikasi

Sama-sama dukung Jokowi-JK, benarkah PNA dan Tuha Peut Partai Aceh rekonsiliasi?

BANDA ACEH- Partai Nasional Aceh (PNA) merupakan partai dibentuk oleh petinggi-petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), usai pecah kongsi dengan Partai Aceh pada Pemilihan Gubernur lalu. Kini PNA kembali bersatu dengan sesepuh lamanya di Tuha Peut Partai Aceh yakni ada Zaini Abdullah, Malik Mahmud dan Zakaria Saman.

Namun, Ketua Partai Nasional Aceh (PNA) Muksalmina menampik adanya rekonsiliasi mereka dan Tuha Peut Partai Aceh. "Kami tidak ada berfikir sampai kesitu, jauh sekali, hanya kebetulan saja merek ikut dukung Jusuf Kalla," kata Muksalmina kepada AJNN, Selasa pekan lalu di kawasan Kampung Ateuk Banda Aceh.

Dia mengaku, sama sekali tidak mengharapkan apa-apa dari sikap dukungan Tuha Peut. Rekonsiliasi menurutnya juga hal yang tidak mungkin terjadi antara Partai Aceh dan Partai Nasional Aceh (PNA), mengingat intrik politik sebelum Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu.

Kenapa, Tuha Peut Partai Aceh memilih Joko Widodo-Jusuf Kalla, menurut Muksalmina alasannya karena mereka lebih tahu jasa Jusuf Kalla. "Maka Pilpres kali ini JK harus dapat 90 persen suara di Aceh, seperti SBY pada 2009 lalu," tuturnya.

Terakhir, harapan pada Pilpres ini Muksalmina menyampaikan agar dapat berjalan dengan baik dan nyaman, dia berharap penegak hukum dapat berupaya semaksimal mungkin memberikan pengamanan.

| FIQIH PURNAMA
Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...