Unduh Aplikasi

Salurkan Bantuan Non Tunai, Dinsos Sediakan 15 E-Warung di Lhokseumawe

Salurkan Bantuan Non Tunai, Dinsos Sediakan 15 E-Warung di Lhokseumawe
Pekerja Dinas Sosial Lhokseumawe memperlihatkan salah satu E-warung, Selasa (28/8). Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui dinas sosial (Dinsos) menyediakan sebanyak 15 unit E-warung di kota itu. Adapun e-warung ini merupakan warung yang menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di kota itu.

Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Syuib mengatakan, program bantuan pangan non tunai (BPNT) merupakan transformasi dari pangan tunai yang dialihkan ke non tunai. Dalam hal ini masyarakat tidak lagi mengambil beras secara langsung, namun diberikan kartu debit yang dinamakan kartu keluarga sejahtera (KKS) Combo.

“Dengan kartu itu masyarakat bisa mendatangi langsung E-warung yang tersedia di Kota Lhokseumawe untuk mengambil pangan berupa beras, telur atau pangan lainnya,” kata Syuib kepada AJNN, Selasa (28/8).

Syuib menambahkan untuk mengantisipasi kendala dari pelayanan di 68 gampong di Kota Lhokseumawe, pihaknya juga berkerjasama dengan Bulog Sub Drive Lhokseumawe, dan Bulog akan membangun Rumah Pangan Kita (RPK) di setiap gampong untuk memenuhi kuota di 68 gampong.

“Kami berharap masyarakat tidak mengambil ke desa lain yang pastinya akan membutuhkan ongkos tranportasi, oleh karena itu di bangun RPK jika dikawasan itu tidak tersedia E-warung,” ungkapnya.

Sambungnya, dalam hal ini Bank BNI akan melakukan kerjasama dengan agen tertentu atau warung tradisional yang bisa dijadikan sebagai mitra bank sebagai agen46, intinya ketika pelaksanaam BPNT dilaksanakan fasilitas itu telah tersedia di setiap desa. Tujuannya untuk melayani pelaksanaan penyelenggaraan BPNT.

“Untuk Kota Lhokseumawe akan dilaunching program BPNT itu pada November 2018 mendatang,” ungkapnya.

Komentar

Loading...