Unduh Aplikasi

Rustam Effendi Pertanyakan Alasan KEK Lhokseumawe Tak Masuk RKP

Rustam Effendi Pertanyakan Alasan KEK Lhokseumawe Tak Masuk RKP

BANDA ACEH - Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Sektor Industri Tahun 2018 yang dipaparkan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI pada Indonesia Industry Summit 2018 Awal April 2018 ini, ternyata hanya ada lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang akan dikembangkan, yaitu KEK Sorong, KEK Morotai, KEK Bitung, KEK Tanjung Kelayang, dan KEK Maloy-Batuta Trans Kalimantan (MBTK). Sementara KEK Lhokseumawe tidak dimasukkan dalam agenda penting tersebut.

"Kita patut bertanya, mengapa KEK Lhoseumawe tidak ada dalam RKP Tahun 2018 itu? Apa faktor penyebabnya? Apakah KEK Lhokseumawe belum layak, tidak menarik, banyak disinsentif, atau apa?
Atau, mungkinkah akan dimasukkan dalam RKP Tahun 2019?"tulis Pengamat ekonomi Aceh dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi di laman facebooknya.

Menurut Rustam KEK Lhokseumawe sangat penting, bila kawasan ini berkembang akan dapat menjadi lokomotif untuk menggerakkan perekonomian Aceh, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan menciptakan nilai tambah.

"Mungkinkah ada rekan-rekan yang paham, mengapa KEK Lhokseumawe tidak masuk dalam RKP Sektor Industri Tahun 2018? Jika ada, kita bisa berbagi pendapat dan pemikiran soal ini, termasuk prospek KEK Lhoksemawe dan skenario serta strategi ke depan.Mudah-mudahan masukan ini bermanfaat untuk kemajuan Aceh kita, terutama untuk pembuat kebijakan di daerah dan di tingkat nasional," tulisnya.

Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...