Unduh Aplikasi

Rekap Kecamatan Tak Sesuai C1, Tim Dek Gam Surati KIP Banda Aceh

Rekap Kecamatan Tak Sesuai C1, Tim Dek Gam Surati KIP Banda Aceh
Caleg DPR RI, Nazaruddin Dek Gam. Foto: Ist

BANDA ACEH - Tim sukses pemenangan Caleg DPR RI, Nazaruddin Dek Gam melayangkan surat kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lueng Bata dan Koetaradja.

Koordinator Tim Pemenangan Dek Gam, Rahmat Djailani mengatakan pihaknya mengirimkan surat tersebut terkait adanya kesalahan input jumlah suara ketika rapat pleno di Kecamatan Lueng Bata dan Koetaradja.

"Surat sudah kami kirimkan ke KIP Banda Aceh dan PPK Lueng Bata dan Koetaradja," kata Rahmat Djailani kepada AJNN, Kamis (24/4).

Rahmat mengaku merasa dirugikan dengan kesalahan itu. Pasalnya banyak suara hilang akibat kesalahan dalam pengisian itu, bahkan juga berdampak pada jumlah suara badan yang didapatkan Dek Gam--sapaan Nazaruddin.

"Jadi kami meminta KIP Banda Aceh untuk memperbaikik ketika rapat pleno akhir terkait jumlah suara Dek Gam," ujar Rahmat Djailani.

Ia mengungkapkan di Kecamatan Lueang Bata, kesalahan dalam rekap suara di tingkat kecamatan terjadi di tiga TPS Gampong Pante Riek, TPS 4 Gampong Lamseupeng, dan TPS Gampong Batoh. Dimana suara yang direkap kecamatan berbeda dengan hasil C1 yang diterima dari saksi ketika di TPS.

"Di TPS 9 Gampong Pante Riek, suara Dek Gam mencapai 19, tapi ketika rekap pleno kecamatan, jumlah suara yang tertulis 0. Kemudian di TPS 5 jumlah suara Dek Gam itu 17, tapi ketika rekap kecamatan sudah berubah menjadi 7," ungkapnya.

Selanjutnya, terjadi di TPS 4 Gampong Lamseupeng, jumlah suara Dek Gam di TPS itu mencapai 39, kemudian ketika rapat pleno kecamatan suara menjadi 0. Di Gampong Batoh, tepatnya di TPS 8, suara Dek Gam 23, kemudian direkap kecamatan menjadi 1, di TPS 10, seharusnya suara Dek Gam 24, kemudian di rekap kecamatan menjadi 0.

"Kejadian yang sama juga terjadi di Kecamatan Koetaradja, tapi cuma di dua gampong yakni di dua di TPS Gampong Peulanggahan, dan satu di TPS Merduati," ujar Rahmat.

Di TPS 2 Gampong Peulanggahan, suara Dek Gam 29, ketika dilakukan rekap kecamatan menjadi 0, kemudian di TPS 6, suara Dek Gam 32, direkap kecamatan sudah berubah menjadi 6. Terakhir di TPS 5 Gampong Merduati yang suara TPS 89, ketika rekap kecamatan berkurang satu menjadi 88 suara.

"Kami punya bukti C1 plano, makanya kami mengajukan protes perbaikan kembali, apabila perlu dibuka kembali kota suara, karena rapat pleno terakhir dilakukan oleh KIP, disitu bisa dilakukan perbaikan," ujanrya.

Menurut Rahmat, kejadian ini terjadi karena saksi yang hadir direkap kecamatan luput dari pantauan, sehingga perolehan suara jauh berbeda dengan C1.

"Kami bisa buktikan dengan C1, kami minta KIP harus memperbaiki ini semua, karena kejadian ini sangat merugikan kami. Karena hasil hitung cepat kami, suara Dek Gam di Banda Aceh mencapai 15.100," ungkapnya.

Komentar

Loading...