Refleksi 12 Tahun Damai Aceh, Elemen Sipil di Pase Gelar Diskusi tentang KKR

Refleksi 12 Tahun Damai Aceh, Elemen Sipil di Pase Gelar Diskusi tentang KKR

ACEH UTARA - Momentum memperingati 12 tahun perdamaian di Aceh, kalangan elemen sipil di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe menggagas diskusi publik yang akan dilaksanakan pada 15 Agustus mendatang di Gedung ACC Universitas Malikussaleh.

Dihimpun AJNN, refleksi damai Aceh tersebut digagas Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan (RPuK) bersama Tandaseru Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta didukung Universitas Malikussaleh.

"Diskusi ini digagas secara sukarela oleh para pihak. Sebagai bagian dari konstribusi elemen sipil dalam memaknai dan merefleksikan 12 tahun perjalanan damai Aceh" ujar Azharul Husna, salah seorang panitia kegiatan saat diwawancarai AJNN, Minggu, (13/8).

Narasumber dala diskusi tersebut, kata Husna, akan menyampaikan refleksi perjalanan damai Aceh dan juga terkait eksistensi KKR Aceh dalam mendorong penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu di Aceh secara bermartabat.

"Kegiatan ini juga bagian dari upaya kita merawat damai di Aceh secara berkelanjutan dan menyelesaikan seluruh persoalan keadilan dan hak para korban konflik secara menyeluruh," ungkapnya.

Peringatan damai Aceh juga bertujuan untuk mengajak generasi muda Aceh agar tidak mudah lupa tentang sejarah konflik masa lalu dan latar belakang perdamaian di Aceh.

"Kita juga harus melawan lupa. Bukan untuk mengungkit masa lalu, tapi generasi muda kita perlu belajar tentang sejarah bangsanya yang pernah dilanda perang dan konflik berkepanjangan. Paling tidak generasi kita bisa memahami pentingnya menghargai kemanusiaan," timpalnya.

Rencananya, diskusi publik tersebut akan menghadirkan dua narasumber utama yaitu Zulfikar Muhammad dari Koalisi NGO HAM dan juga Afridal Darmi komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh serta akan difasilitasi oleh Darmadi Ridhwan dari Komunitas Demokrasi Aceh Utara.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...