Unduh Aplikasi

Ratusan Tenaga Kontrak Kantor Gubernur Aceh Dirumahkan

Ratusan Tenaga Kontrak Kantor Gubernur Aceh Dirumahkan
Kantor Gubernur Aceh. Foto: Net.

BANDA ACEH - Ratusan tenaga kontrak di Sekretariat Daerah (Setda) Aceh terpaksa harus dirumahkan untuk sementara waktu, hal itu karena belum adanya perpanjangan Surat Keputusan (SK) untuk 2019.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh Rahmat Raden mengatakan para tenaga kontrak tersebut dirumahkan karena belum dikeluarkannya SK baru untuk 2019 setelah berakhirnya kontrak lama sejak 31 Desember 2018.

"Kontraknya sudah habis terhitung 31 Desember 2018. Kontrak baru belum ada. Iya sementara dirumahkan," kata Rahmat Raden saat dikonfirmasi, Minggu (6/1).

Rahmat mengaku tidak mengetahui jelas total tenaga kontrak yang dirumahkan saat ini karena data tersebut wilayahnya Biro Organisasi. Dan ia hanya menyebutkan ada ratusan orang dari sembilan Biro di Setda Aceh.

"Ada sembilan Biro, jumlahnya saya tidak tau pasti. Biro Organisasi yang kuasai itu," ujarnya.

Rahmat menyampaikan, hal itu merupakan bagian dari pembinaan terhadap tenaga kontrak yang kurang disiplin, serta penataan kembali Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai Peraturan Gubernur Aceh (Pergub) Nomor 58 Tahun 2018 tentang manajemen kinerja ASN. Dan juga untuk mengoptimalkan kinerja ASN.

Selain itu, kata Rahmat, persoalan ini juga termasuk pada penyesuaian dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Tetapi, lanjutnya, bagi tenaga kontrak yang masih sangat dibutuhkan kedepan akan segera dipanggil kembali oleh Biro masing-masing secara bertahap, dan pemanggilannya bakal dilaksanakan mulai minggu depan.

"Nanti yang dianggap perlu dan mendesak akan dipanggil lagi," ungkap Rahmat.

Komentar

Loading...