Unduh Aplikasi

Proyek Rp 221 Miliar di BPKS Dimenangkan PT Cemerlang Samudra Kontrindo

Proyek Rp 221 Miliar di BPKS Dimenangkan PT Cemerlang Samudra Kontrindo
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Tender proyek pembangunan revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Balohan dengan total anggaran Rp 221 miliar di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) akhirnya selesai. Pemenang proyek tersebut adalah PT Cemerlang Samudra Kontrindo. Pemenang diumumkan, Selasa (15/5/2018) malam.

Proyek tersebut menjadi sorotan oleh Gerakan Anti Koropsi (GeRAK) Aceh. Pasalnya lembaga antirasuah itu menduga adanya konflik kepentingan pada tender proyek pembangunan Pelabuhan Balohan Sabang. Dimana mereka melihat adanya pihak tertentu yang sangat kencang melobi proyek yang sedang ditender.

Hasil kajian GeRAK Aceh, ditemukan adanya dugaan awal kalau proses pengadaan barang dan jasa di tubuh BPKS sangat rawan disusupi kepentingan tertentu. Salah satu dugaanya adanya pihak tertentu yang berani mengklaim mendapat dukungan dari Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Baca: Tender di BPKS, Ada Pihak Klaim Dapat Dukungan Irwandi Yusuf

"Ternyata gejala tentang syndrome untuk mendapat fee tertentu dari proses pengadaan barang dan jasa di tubuh pemerintah masih sangat kuat. Salah satu adanya konflik kepentingan kelompok tertentu untuk mempengaruhi proses pengadaan yang sedang dilakukan," kata Mahmudin, Selasa (12/9/2017).

Dalam kajian GeRAK, lanjut Mahmuddin, ditemukan beberapa temuan awal adanya dugaan permainan dalam memenangkan tender di BPKS.

"Kami menemukan ada kelompok tertentu dengan menjelaskan posisi nilai tawar kepada unit pengadaan barang dan jasa BPKS, kalau perusahaan mereka adalah salah satu perusahaan yang layak dan berhak memenangkan tender yang sedang berjalan. Bahkan kelompok ini berani mengatakan mendapat dukungan penuh dari Irwandi Yusuf," ungkap Mahmuddin saat itu.

Perusahaan pemenang tender proyek BPKS. Foto: Dok AJNN

Bahkan tender tersebut terpaksa diulang setelah empat perusahaan besar dinyatakan gugur karena tidak mencukupi syarat. Tender pertama dilakukan pada tahun 2017, empat perusahaan yang dinyatakan gugur yakni PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya, Nindya Karya, PT Cemerlang Samudera Kontrindo.

Kemudian tender kembali dibuka pada tahun 2018. Tender diumumkan di Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Aceh. Dalam jadwal yang diumumkan dalam LPSE Pemerintah Aceh, pengumuman prakualifikasi dilaksanakan tanggal 19-26 Maret 2018. Pengumuman pemenang akan diumumkan pada 8 Mei 2018, dan penandatanganan kontrak pada 16-18 Mei 2018.

Baca: Proyek Rp 221 Miliar di BPKS Tender Ulang, Perusahaan BUMN Ikut Gugur

Ada 167 perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti tender kedua proyek tersebut. Tiga perusahaan mendapat catatan dari panitia lelang, yaitu CV. Cit Nacita, PT. Bangun Karya Perkasa Jaya, dan CV. Empat Saudara. Sementara, hanya tiga perusahaan dinyatakan lengkap, dan masuk ke tahap selanjunya, yakni PT. Cemerlang Samudra Kontrindo, PT. Hutama Karya (PERSERO), dan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Setelah proses seleksi, panitia lelang memenangkan PT Cemerlang Samudra Kontrindo dengan harga penawaran Rp 196.860.000.000,00. Perusahaan ini beralamat di Jl. S.Parman, GG.Rustam, no.67-B Petisah Tengah Medan Petisah- Medan-Medan (Kota)- Sumatera Utara.

Baca: Proyek Rp 221 Miliar di BPKS Kembali Ditender

Sementara dua perusahaan lainnya dinyatakan gugur. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk gugur karena tujuan surat keterangan dukungan pabrikan atau distributor resmi untuk beberapa surat dukungan yang disampaikan pada dokumen penawaran yaitu kepada Pokja Konstruksi dan Pengadaan Jasa Lainnya VI Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang, seharusnya kepada Pokja Konsruksi I ULP Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang. Jadwal pelaksanaan yang disampaikan pada dokumen penawaran tidak menjelaskan/tidak menyampaikan kolom untuk volume pekerjaan, satuan dan bobot/persentase untuk setiap item pekerjaan. Sementara untuk mengatur jadwal pelaksanaan setiap item pekerjaan yang terbagi atau tersebar setiap waktu dalam setiap bulan harus mengetahui bobot setiap item pekerjaan. Sehingga Jadwal pelaksanaan yang disampaikan akan menggambarkan waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian setiap item pekerjaan. Jadwal pengunaan bahan dan material yang disampaikan pada dokumen penawaran tidak menjelaskan/tidak menyampaikan kolom untuk volume bahan dan material dan satuan. Sementara untuk menyampaikan jadwal penggunaan bahan dan material yang terbagi penggunaan setiap bulannya harus mengetahui volume dari masing-masing bahan dan material yang akan digunakan. Sehingga Jadwal penggunaan bahan dan material yang disampaikan akan menggambarkan besaran penggunaan kebutuhan bahan dan material setiap bulannya dalam penyelesaian pekerjaan. Jadwal pengunaan peralatan yang disampaikan pada dokumen penawaran tidak menjelaskan/tidak menyampaikan kolom untuk jumlah atau volume peralatan utama yang dibutuhkan dan satuan peralatan. Sementara untuk menyusun jadwal penggunaan peralatan yang akan digunakan setiap bulannya untuk menyelesaikan setiap item pekerjaan harus mengetahui volume peralatan yang dibutuhkan. Sehingga Jadwal penggunaan peralatan yang disampaikan akan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan.

Baca: GeRAK Duga Ada Konspirasi Besar dalam Tender BPKS

Sementara PT. Hutama Karya (PERSERO) gugur karena jadwal pelaksanaan yang disampaikan dalam dokumen penawaran tidak mencantumkan kolom satuan dari volume yang disampaikan, sehingga volume yang disampaikan tersebut tidak diketahui satuan yang digunakan untuk masing-masing item pekerjaan, Brosur untuk mendukung pekerjaan Movable Bridge yang dikeluarkan oleh perusahaan pendukung yang di Stempel Basah dan Paraf Pabrikan/Distributor tidak disampaikan dalam dokumen penawaran. MB yang ditawarkan menggunakan sistem hidrolik dengan automatic safety lock/kunci pengaman otomatis tidak disampaikan dalam dokumen penawaran. Surat kesanggupan pengadaan lampu PJU sesuai kondisi lapangan tidak disampaikan dalam dokumen penawaran.

Radio Baiturrahman

Komentar

Loading...