Unduh Aplikasi

Presiden Persiraja Nyatakan Maju sebagai Caleg DPR RI

Presiden Persiraja Nyatakan Maju sebagai Caleg DPR RI
Presiden Persiraja Banda Aceh Nazaruddin. Foto: Ist

BANDA ACEH - Presiden Klub Persiraja Banda Aceh Nazaruddin menyatakan diri untuk maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) pada Pileg 2019 mendatang.

Dek Gam--sapaan Nazaruddin--akan maju melalui Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yakni Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, Singkil, Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

Dek Gam mengaku alasan maju menjadi wakil rakyat agar bisa berbuat banyak untuk Aceh. Pasalnya menjadi Anggota DPR RI menjadi salah satu cara untuk memajukan Aceh dengan cara membawa pulang proyek-proyek besar dari pusat untuk Aceh.

“Insyaallah saya naik dari PAN. DPR RI itu rekan kerjanya adalah kementerian, jadi akan mudah memperjuangkan proyek-proyek yang dibutuhkan masyarakat, dan juga bisa membantu pemerintah daerah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat,” kata Dek Gam kepada AJNN, Selasa (13/2).

Selama ini, ia menilai banyak anggota DPR RI yang sudah dipilih rakyat, jangankan membangun dan menjemput proyek-proyek di pusat, aspirasi diri sendiri saja tidak dibawa pulang ke Aceh.

“Membangun daerah itu butuh sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah, dibantu dengan wakil rakyat yang duduk di parlemen sana, hari ini masyarakat Aceh butuh wakil rakyat yang paham dengan keinginan rakyat,” tegas Dek Gam.

Baginya, naik anggota DPR RI adalah sebuah pengabdian. Apabila bicara materi, ia mengaku salah langkah kalau mencari materi di DPR RI. Alasanya untuk mencari materi, ia sudah cukup dengan mengelola bisnis yang selama ini dia miliki.

“Lebih bagus ngurus perusahaan saya sendiri dari pada maju DPR RI, ini bukan bicara materi, tapi bicara pengabdian untuk daerah, sehingga Aceh menjadi provinsi maju di Indonesia,” ujar Dek Gam.

Saat ini, kata Dek Gam, masyarakat Aceh perlu wakil rakyat yang benar-benar berjuang, dan yang benar-benar tahu apa masalahnya.

“Kalau lihat anggota dewan sekarang, paling-paling pulang ke kampung saat reses saja, itu pun biaya pulang ditanggung negara, lebaran pasti tidak pulang, karena takut habis uang,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah komunikasi yang bagus dengan masyarakat, dari masyarakat miskin, sampai dengan masyarakat kelas atas. Masyarakat membutuhkan komunikasi yang baik dengan wakil yang sudah dipilihnya.

“Kalau saya menilai, wakil rakyat yang duduk di DPR RI hidup sangat elit. Bisa dilihat sendiri berapa orang anggota DPR RI yang muncul di tengah masyarakat ketika menjabat, paling-paling muncul ketika pada tahun 2019, menjelang pileg,” katanya.

Untuk memuluskan niatnya duduk di parlemen, Dek Gam mengaku sudah membentuk relawan di 10 kab/kota. Rencananya pada bulan April akan dilakukan deklarasi 20 ribu relawan di Stadion Lampineng, Banda Aceh.

“Relawan sangat dibutuhkan, karena relawan yang akan bekerja, mereka yang paham dengan suara rakyat, makanya mereka akan saya lantik nanti,” imbuhnya.

Radio Baiturrahman

Komentar

Loading...