Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Polres Aceh Timur Musnahkan 28 Kilogram Barang Bukti Sabu-Sabu

Polres Aceh Timur Musnahkan 28 Kilogram Barang Bukti Sabu-Sabu
Pemusnahan barang bukti sabu di Mapolres Aceh Timur. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Polisi Resort (Polres) Polres Aceh Timur melakukan pemusnahan barang bukti sitaan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 28 kilogram di Lapangan Apel, Markas Polres setempat, Kamis (14/3).

Kegiatan yang dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB itu, turut disaksikan langsung oleh Bupati Aceh Timur, Hasballah H. M Thaeb, Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, Dandim 0104/Atim Letkol Inf M. Iqbal Lubis, Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul, Ketua pengadilan Negeri di wakili oleh Panitra Raden Budiawan, Kepala BNN Langsa diwakili oleh Kasi pemberantasan narkotika Anwar dan Kajari Aceh Timur di wakili Kasi Barang Bukti Edi Mauliana serta sejumlah intansi terkait lainya.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan, maraknya peredaran narkotika baik jenis sabu-sabu maupun ganja di wilayah hukum Polres Aceh Timur, meningkat sangat pesat, tidak hanya dikalangan dewasa, namun sudah menjangkau di kalangan pelajar. hal tersebut bukti berdasarkan data pengungkapan kasus yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Diantara beberapa kasus penyalahgunaan narkotika tersebut, yang perlu menjadi perhatian serius bagi kita adalah bagaimana upaya penanggulangan terhadap korban penyalahgunaan narkotika, khususnya pelajar selain itu perlu kiranya upaya Preventif dari berbagai pihak guna menekan penyebaran narkotika di wilayah hukum polres Aceh Timur,” katanya.

Sambung Kapolres, pelaksanaan pemusnahan barang bukti pada hari ini, karena adanya pengungkapan tindak pidana narkotika pada hari kamis tanggal 07 Maret 2019 pukul 10.00 WIB Desa Keude Tuha Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur terhadap dua orang tersangka yakni, MJ (43), FA (25) kedua tersangka ini berasal dari Kecamatan Tanoh Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara dan AY (37) warga Desa Tanjung Kapai, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

“Dalam perkara penyalahgunaan Narkotika sebelum dilakukan pemusnahan barang bukti ini, personel Satrenarkoba juga telah melakukan pemeriksaan barang sitaan pada Rabu (13/3) di laboratorium forensik Polri cabang Medan dan berdasarkan berita acara analisa laboratorium barang bukti Narkotika No. Lab : 2781/ NNF / 2019, menyatakan bahwa sample barang bukti yang dibawa dan dilakukan pemeriksaan positif mengandung Methamfetamina,” imbuhnya.

Khanduri Laot

Komentar

Loading...