Loker AJNN.net

Polisi Reka Ulang Pembunuhan Nek Aisyah oleh Tersangka Akiong

Polisi Reka Ulang Pembunuhan Nek Aisyah oleh Tersangka Akiong
Tersangka Akiong (46) memperagakan adegan mencekik dan mendorong korban (peran pengganti) ke dalam sumur. Foto: Ist

ACEH UTARA - Kepolisian Resor Aceh Utara menggelar rekonstruksi ulang kasus pencurian dengan kekerasan di Gampong Cibrek Tunong, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara yang menyebabkan korban Ainsyah (87) tewas ditangan tersangka AI (46) alias Akiong, di rumah korban, Kamis, (11/1).

Dihimpun AJNN, reka ulang tersebut dilakukan di TKP yaitu rumah korban Ainsyah dengan menghadirkan langsung tersangka Akiong. Kegiatan tersebut juga sempat jadi tontonan ratusan masyarakat yang ingin melihat langsung tersangka dan caranya menganiaya korban hingga akhirnya tewas.

"Tadi kami gelar rekonstruksi ulang kasus curas yang melibatkan tersangka tunggal AI alias Akiong. Ada 25 adegan yang kita reka ulang," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kasatreskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada AJNN.

Baca: Perampokan dan Pembunuhan Nek Ainsyah, Akiong Ditetapkan Jadi Tersangka

Dalam reka ulang tersebut terungkap jika tersangka datang ke rumah korban seorang diri mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat BL 4316 KV, sekitar pukul 13.00 WIB bersamaan dengan waktu Salat Jumat. Pelaku kemudian mengetuk pintu rumah korban sembari mengucapkan salam. Tersangka sempat menunggu anak korban pergi salat sembari bermain game di seluler miliknya dan kemudian menumpang buang air kecil di rumah korban.

"Baru kemudian tersangka melancarkan aksinya berupaya melepaskan cincin dari jari tangan korban sembari memegang lengan. Meski sempat melawan, Akiong berhasil mengambil cincin korban sembari menarik korban ke arah kamar mandi," ungkap kasat.

Dalam adegan selanjutnya, kata Kasat, tersangka memperagakan keberingasan dengan mencelik leher korban dan mendorong korban ke dalam sumur hingga korban terjatuh dengan posisi kepala kebawah.

"Tersangka kemudian menguras barang berharga lainnya di dalam kamar anak korban seperti empat unit telepon genggam, dan uang tunai Rp 50 ribu," sebutnya.

Adegan terakhir yaitu saat tersangka keluar dari pintu samping (garasi) dan memasukkan barang hasil ke saku celana, dan kemudian kabur menuju arah Simpang Mulieng.

"Rekonstruksi ini kami lakukan untuk memperkuat bukti-bukti dan melengkapi hasil penyidikan dalam BAP tersangka sebelum dilimpahkan ke pihak Kejaksaan," kata Rezki.

Atas perbuatan tersebut, tersangka AI alias Akiong terancam dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 20 tahun penjara.

Loker AJNN.net

Komentar

Loading...