Polisi Reka Ulang Adegan Pembunuhan Bidan di Pidie

Polisi Reka Ulang Adegan Pembunuhan Bidan di Pidie
Proses reka ulang pembunuhan bidan di Pidie

PIDIE - Hamdani (46) tersangka pembunuhan sadis terhadap istrinya Nursiah (42) yang berprofesi sebagai bidan di Gampong Beulangong Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie memperagakan sejumlah adegan dalam rekonstruksi yang dilakasanakan di Mapolres Pidie.

Kasatreskrim Polres Pidie AKP Syamsul kepada wartawan, Selasa (14/11) menyebutkan, tersangka memperagakan 40 adegan dalam rekonstruksi itu.

Baca: Bermotif Cemburu, Hamdani Bunuh Istrinya

"Rekontruksi pembunuhan tersebut tidak kita laksanakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) demi keamanan tersangka," kata Syamsul.

Dalam adegan tersebut, kata Syamsul, tersangka Hamdani terlibat pertengkaran serius antara Nusiah istrinya (korban) di rumah orang tua Hamdani hal itu dikarenakan abang kandung korban menghubunginya meminta untuk menceraikan istrinya.

Saat itu, tersangka Hamdani yang disaksikan ibunya mengajak pergi Nursiah ke tempat keluarganya di Kecamatan Tangse, namun ajakan tersebut ditolak, selanjutnya tersangka mengambil sebilah pisau di dapur dan memaksa korban mengikuti ajakannya.

Lagi-lagi ajakan tersangka ditolak korban, selanjutnya tersangka tersulut emosi dan nekat menusuk tubuh korban hingga beberapa kali.

"Saat itu korban masih selamat setelah mendorong tersangka hingga terjatuh dan lari untuk menyelamatkan diri," ujarnya.

Syamsul menuturkan, korban sempat diselamatkan bibik tersangka bernama Surmiati dengan cara disembunyikan dibelakang pintu kamar rumah.

Namun usaha tersebut gagal, karena tersangka Hamdani terus mencari keberadaan korban dengan menenteng sebilah parang yang diambil di dapur rumah orang tuanya.

"Korban disembunyikan oleh bibik tersangka dalam kamar rumahnya," katanya.

Tak lama kemudian, tersangka Hamdani mendobrak paksa pintu kamar dan menyeret korban ke ruang tamu, kamudian membacok korban hingga puluhan kali pada bagian belakang kepalanya dan bagian wajah.

"Setelah korban tewas bersimbah darah, tersangka mengambil perhiasan emas dipergelangan tangan, selanjutnya melarikan diri," katanya.

Pantauan AJNN, tersangka Hamdami terlihat hanya terseyum saat memperlihatkan adegan dalam rekontruksi pembunuhan tersebut.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...