Unduh Aplikasi

Polisi Periksa Pemilik Minyak 10 Ton asal Aceh Timur

Polisi Periksa Pemilik Minyak 10 Ton asal Aceh Timur
Personel TNI memperlihatkan barang bukti minyak ilegal yang diduga hendak diselundupkan ke Banda Aceh. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe memeriksa NN, pemilik 10 ton minyak ilegal asal Aceh Timur yang ditangkap personil TNI di kawasan Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

“Pemiliknya berinisial NN sudah kita periksa beberapa hari yang lalau. Pemilik tersebut juga berasal dari Aceh Timur,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Aril Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Trinugraha Herlambang kepada AJNN, Selasa (12/3).

Baca: TNI Tangkap Mobil Pengangkut 10 Ton Minyak Ilegal Asal Aceh Timur

Kasat menambahkan, sejauh ini, pemilik 10 ton minyak tersebut masih diperiksa sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Sementara untuk saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan sudah empat orang saksi.

“Pemiliknya kita periksa satu hari, dan masih berstatus sebagai saksi,” ungkapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Tim gabungan Intelrem 011 Lilawangsa dan Sataf Kodim 0103 Aceh Utara menangkap satu unit truk Colt Diesel bernomor polisi BL 8610 DB, yang mengangkut 10 ton bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa (26/2)

Selain barang bukti 10 ton minyak olahan jenis bensin ilegal yang dimuat dalam 48 drum pada dini hari tersebut, pihaknya juga mengamankan sopir berinisial IW (40).

Komentar

Loading...