Polemik Pelantikan Bupati Nagan Raya, Mendagri Kirim Surat ke Gubernur

Polemik Pelantikan Bupati Nagan Raya, Mendagri Kirim Surat ke Gubernur
Surat Mendagri yang dikirimkan ke Gubernur Aceh. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Diam-diam pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya mengirim surat ke Menteri Dalam Negeri. Surat itu dikirimkan pada 11 September 2017, dengan nomor 945/A/DPRK/2017.

Dalam surat itu, pimpinan DPRK Nagan Raya meminta pertimbangan untuk tidak melakukan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya hasil Pilkada 2017. Kemudian, Mendagri mengirimkan surat kepada Gubernur Aceh pada 6 Oktober 2017. Surat itu bernomor 131.11/8031/OTDA, yang diteken oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Sumarsono.

Ada empat poin yang disampaikan Mendagri dalam surat itu. Berdasarkan ketentuan Undang-undang 10 tahun 2016, tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan tugas dan wewenang KPU bersama-sama dengan bawaslu/panwas yang di dalamnya antara lain menetapkan pasangan calon yang memenuhi persyaratan dan selanjutnya menetapkan calon terpilih.

Surat Mendagri yang dikirimkan ke Gubernur Aceh. Foto: Dok AJNN

Terhadap pasangan calon kepala daerah dan wakil daerah terpilih yang ditetapkan oleh KPU, pemerintah dalam hal ini Menteri Dalam Negeri meneruskan secara administratif proses pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, kemudian dilantik oleh gubernur sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca: TRK: KIP Secara Hukum Telah Batalkan Kemenangan Jamin Idham-Chalidin

Dalam hal ini kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengunakan dokumen dan/atau keterangan palsu sebagai persyaratan pada saat pencalonan kepala daerah/wakil daerah yang selanjutnya dikuatkan pembuktiannya dari lembaga berwenang menerbitkan dokumen, maka dapat ditindaklanjuti sebagaimana mekanisme yang tertuang dalam pasal 82 Undang-undang nomor 23 tahun 2014.

Terakhir Mendagri meminta Gubernur Aceh untuk menyampaikan penjelasan dimaksud kepada Ketua DPRK Nagan Raya dan melaporkan kepada Mendari pada kesempatan pertama.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin, yang dikonfirmasi AJNN mengatakan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya akan dilakukan, Senin (9/10) di Kantor DPRK Nagan Raya.

"Jadi pelantikan," kata Mulyadi Nurdin, Minggu (8/10) malam.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...